Tridjaya Motor Berhasil Jual Motor Terbanyak di Jabar

INDRAWAN SETIADI/PASUNDAN EKSPRES OPTIMIS: Owner Tridaya Motor Pagaden Setiawan Widjaya (tengah) didampingi Kacab Tridjaya Motor Pagaden, Andri Hadiatna (kanan) berbincang dengan Pimprus Pasundan Ekspres, Lukman Nur Hakim, Rabu (14/10).

SUBANG-Bisa jadi banyak dealer motor kesulitan dalam penjualan karena kondisi Covid-19. Namun tidak dengan Tridjaya Motor Pagaden.

Owner Tridaya Motor Pagaden, Setiawan Widjaya mengaku bersyukur kepada Tuhan. Hingga saat ini Tridjaya Motor Pagaden sangat dipercaya oleh warga Subang.

“Sehingga menjadikan kami walaupun pandemi tentunya market motor Honda pasti selalu ada, karena ada beberapa bidang yang memang tidak terlalu terdampak Covid ya. Jadi kita terus mencari dan melakukan terobosan-terobosan dan tentunya karena kekuatan Tim Tridjaya Motor Pagaden, dan pos-pos Honda Tridjaya yang kompak yang menjadikan kami tetap mendapatkan predikat salah satu dealer dengan penjualan terbanyak di Jawa Barat,” ungkapnya.

Dia juga menyebut, hingga saat ini Pos Honda Tridajaya Motor di Subang sudah terdapat 13 Pos. Dalam waktu dekat, kata pria yang akrab disapa Iwan akan terus menambah posnya, agar lebih dekat dengan masyarakat.

“Rencananya setiap kecamatan di Subang 1 pos, mudah-mudahan,” tambahnya.

Tips bagaimana Tridjaya Motor bisa tetap terbaik dalam penjualan motor Honda di Jawa Barat meski dalam keadaan pandemi, kata Setiawan Widjaya, semua berkat kerja kompak dan kerja keras dari tim. Bahkan dia menyebut semua karyawan bekerja seperti biasa, tidak ada pengurangan karyawan.

“Justru kekuatan Tim Tridjaya Motor Pagaden sangat penting, jadi memang kita saat Maret mulai terdampak. Saya dengan tegas meminta kepada semua untuk totalitas. Kita tidak ada pengurangan karyawan. Saya lebih suka menyebut karyawan dengan tim, karena memang itu adalah kawan kita, sahabat kita, yang sama-sama berjuang,” lanjutnya.

Kehebatan tim itulah yang menurutnya benar-benar berpengaruh. Semua orang totalitas ikut menjual, tidak hanya satu devisi saja, namun semua divisi ikut menjual.

“Itu adalah kekuatan mendasar mungkin ya yang bisa dijadikan panduan,” pungkasnya. (idr/ysp)