Update Fakta Insiden Tabrakan KA Feeder Whoosh dengan Minibus

Fakta Insiden Tabrakan KA Feeder Whoosh. (Sumber Foto: Detik.com)
Fakta Insiden Tabrakan KA Feeder Whoosh. (Sumber Foto: Detik.com)
0 Komentar

PASUNDAN EKSPRES – Fakta insiden tabrakan KA Feeder Whoosh dengan sebuah minibus di perlintasan palang tak berpintu ini memakan korban yakni empat orang luka-luka dan dua lainnya meninggal dunia.

Fakta Insiden Tabrakan KA Feeder Whoosh dengan Minibus

Insiden yang terjadi di Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat ini terjadi pada Kamis (14/12/23) pukul 12.34 WIB

Berikut rangkuman dan fakta dari insiden tersebut seperti yqang dikutip dari laman detikjabar pada Jumat (15/12/23)

Baca Juga:Kronologis Insiden Tabrakan KA Feeder Whoosh vs Minibus di Bandung Barat5 Film Bertema Natal Terseru untuk Menemani Liburan Nataru

1. Pengendara Mobil Mengabaikan Penjaga Perlintasan

Pengendara mobil sudah diberikan peringatan agar tidak menerobos tapi tetap diabaikan, seperti pernyataan salah satu saksi mata di lokasi, Yaman Taryana (34).

“Jadi petugas perlintasan yang biasa jaga itu sudah nyuruh mobilnya berhenti, tapi nggak tahu bagaimana terus maju sampai akhirnya tertabrak,” ujarnya.

2. Kondisi Mobil

Kondisi akhir dari mobil berwarna abu-abu dengan nomor polisi D 1859 AJY itu terseret sejauh 500 meter dan mobil tersebut penyok di bagian kanannya.

3. Korban Insiden

Korban meninggal dunia dalam insiden ini sebanyak tiga orang yang merupakan penumpang mobil tersebut, seperti pernyataan Kepala Dinas Perhubungan KBB, Fauzan Azima.

“Betul ada kecelakaan yang mengakibatkan meninggal dunia sebanyak 3 orang. Dan saat ini semua korban sudah dievakuasi oleh jajaran kepolisian,” kata Fauzan saat ditemui.

Total terdapat empat orang yang meninggal dunia, satu orang yang bernama Neneng meninggal dunia usai menjalani perawatan medis di rumah sakit.

4. Kesaksian Penjaga Lintasan

“Jadi saya posisi di seberang mobil. Saya sudah kasih tanda berhenti tapi mobil terus maju. Sopirnya juga malah senyum ke saya, terus maju sepertinya nggak ngeuh ada kereta,” ungkap Dedi, seorang penjaga yang sedang menggantikan tugas relawan yang biasa berjaga, saat ditemui di lokasi kejadian. (dikutip dari detikjabar)

Baca Juga:Jadwal Konser Bulan Desember 2023 di Indonesia: Akhir Tahun Saatnya Healing!100% Jadi! Resep Churros Matcha Renyah dan Bisa Buat Ide Jualan

5. Permintaan Maaf KCIC atas Insiden KA Feeder

Akibat kejadian ini, Corporate Secretary KCIC, Eva Khairunnisa meminta maaf atas ketidaknyamanan ini dan memberikan service recovery berupa makanan dan minuman.

(pm)

0 Komentar