Ngeri, Satu Anggota DPRD Subang Reaktif Covid-19

AMBIL SAMPEL: Petugas medis saat mengambil sampel darah 50 anggota DPRD dan pendamping dalam rapid tes, sebelum melakukan kunjungan kerja.

SUBANG-Sebannyak 50 anggota DPRD dan 25 orang pendampin anggota DPRD Kabupaten Subang, menjalani rapid tes, Selasa (10/11). Rapid test yang dilaksanakan di ruang Komisi 2 Kantor DPRD Kabupaten Subang, dilakukan untuk mendeteksi dini bagi para anggota dewan dan pendamping yang akan keluar daerah.

Petugas Tim Satgas Gugus Tugas Penanganan Perceparan Covid-19 Kabupten Subang, Komara Nugraha mengatakan, rapid test berfungsi untuk melihat reaksi antibodi dari seluruh anggota DPRD yang akan melaksanakan kunjungan kerja. Hal ini dilakukan untuk penyesuaian dengan protokol kesehatan yang diterapkan di masa pandemi sekarang ini. “Untuk kesekian kalinya aktivitas para anggota DPRD untuk ke luar daerah akan melaksanakan deteksi dini, yaitu salah satunya adalah dengan rapid test, dimana rapid test berfungsi untuk melihat antibodi,” katanya.

Sementara itu, Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Kabupaten Subang, dr Maxi mengatakan, hari ini pihaknya melakukan rapid test terhadap 63 orang, dengan hasil reaktif 1 orang, dari semula 6 orang. “Tes pertama, ada 6 orang. Kita tes lagi, hanya 1 orang, tindakan selanjutnya kita kroscek dengan melakukan swab terhadap yang bersangkutan, jadi belum pasti juga itu adalah positif,” imbuhnya.

Rapid Tes Jelang Kunker

Dikatakan dr Maxi, untuk pemberangkatan perjalan dinas anggota dewan itu tidak harus dipending, kalau yang negatif. Tetapi yang satu orang yang dinyatakan reaktif harus ditunda terlebih dahulu keberangkatannya.

Hal tersebut dipertegas oleh Wakil Ketua 1 DPRD kabupaten Subang Elita Budiarti yang mengatakan bahawa anggota dewan yang telah di rapid test seluruhnya negatif. Namun satu orang diantaranya dinyatakan reaktif. Sementara ini sudah diperikasa kembali oleh Tim Gugus dilakukan swab. “Dia telah dibawa oleh Tim Gugus Dinas Kesehatan untuk dilakukan tes ulang yang sebelumnya dari hasil rapid test dinyatakan reaktif, dan itu juga bila dilakukan swab belum tentu terkonfirmasi covid, yang saya lihat sejak kemarin dia terlihat sakit biasa,” pungkasnya.(idr/sep)