180 Siswa Ikuti Lomba Kompetensi

LOMBA: Sebanyak 180 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Gema Nusantara (Genus) 5 Cikalongwetan melaksanakan lomba kompetensi memperbaiki sepeda motor. EKO SETIONO/PASUNDAN EKSPRES

Sebanyak 180 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Gema Nusantara (Genus) 5 Cikalongwetan, Bandung Barat, Mengikuti kegiatan lomba kompetensi siswa (LKS) internal dengan tujuan membangun siswa yang kreatif mandiri dan berkompensi.

Ada 4 (Empat) program kejuruan yang di lombakan yaitu Teknik Sepeda Motor (TSM), Teknik kendaraan Ringan (TKR), Akuntansi dan Teknik Permesinan (TP), meskipun lomba LKS internal, siswa sangat antusias untuk mengikuti perlombaan tersebut.

Ketua panitia LKS internal, Agus Nurjaman mengatakan, dengan diadakannya lomba antar siswa di SMK Genus 5 tersebut untuk membisakan siswa dalam berkompetisi dan memupuk mental mandiri sejak dini.

“Alhamdulillah mereka sangat antusias, Ini bukti mereka dalam mempraktekan daya serap dalam belajar,” kata Agus, di SMK Gema Nusantara 5 Cikalongwetan, Bandung Barat. Senin (10/12)

Agus berharap dengan adanya lomba internal tersebut, dapat tersaring bibit -bibit yang dapat dikembangkan pada perlombaan LKS tingkat kabupaten atau tingkat provinsi.

“Sebelumnya siswa teknik permesinan yang mengikuti LKS tingkat kabupaten meraih juara 1 kategori welding, lomba auto cad di peringkat ke 3 dan program jurusan Akuntasi pada saat lomba presentasi menggunakan bahasa inggris meraih peringkat 3 dan lomba siklus akuntansi meraih peringkat ke 6 pada tingkat provinsi Jabar,” Paparnya.

Sementara itu, Deri Yustin Wulandari pembina dan pengawas SMK Genus 5 dari Kantor Cabang Dinas (KCD) Wilayah VI Disdik Jabar mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan SMK Genus 5 itu.

Menurut dia, tidak semua SMK dapat menyelenggarakan LKS internal, sehingga SMK Genus dapat menjadi contoh bagi sekolah sekolah yang lain, khususnya disekolah yang Ia bina.

“Semoga di ini dicontoh sekolah lain saya mengapresiasi kegiatan di SMK Genus ini, Insya Alloh saya akan mendorong sekolah lain untuk membuat kegiatan seperti ini, ini menyerupai lomba LKS.” kata Deri.

Siswa kelas X TSM, Gian Maulana merasa bangga mengikuti LKS internal tersebut, menurutnya hal ini menjadi pemicu untuk terus mempelajari dan mendalami sepeda motor.

“Senang terus bisa melatih kompetensi dan untuk mendalami lagi sepeda motor.
Dalam belajar kami tidak ada kesulitan, ya tergantung skill kalau ga bisa terus di coba lagi, LKS Ini memacu saya untuk mempelajari sepeda motor,”ujarnya.(eko/ded)