Aksi Warga Jaga Alun-alun Lembang dari Sampah, Bersihkan Tempat Hingga Ronda Malam

Alun-alun Lembang
PASANG SPANDUK: Warga memasang spanduk larangan buang sampah di Area Alun-alun Lembang. EKO SETIONO/PASUNDAN EKSPRES

LEMBANG-Setelah beberapa hari aksi masyarakat melakukan jaga alun-alun Lembang, dari warga yang selalu buang sampah sembarang, kini Alun-alun Lembang mulai bersih.
Pantauan Pasundan Ekspres, sudah berbulan-bulan Alun-alun Lembang sebagai icon kota Lembang menjadi tempat nyaman pembuang sampah liar. Sehingga mengotori tempat yang ada dipusat kota tersebut.

Berbagai aksi masyarakat dilakukan agar alun-alun tetap bersih, mulai dari membersihkan tempat tersebut bersama-sama, hingga menjaganya agar tidak ada warga yang buang sampah sembarangan.

Kini warga yang kurang sadar akan kebersihan pun sudah mulai tidak ada, seiring ada jaga malam dari warga dan dibuat himbauan jangan buang sampah, serta memfungsikan tempat tersebut untuk berjualan.

Baca Juga: Aktivis Pertanyakan Tersangka Kasus CSR Alun-alun Subang

Asep, relawan yang mencintai kebersihan alun-alun mengatakan, hampir satu minggu dirinya melakukan jaga malam bersama warga lain. “Pemerintah harus bisa memberikan sosialisasi tentang ke bersihan ke setiap pengurus RW, Desa dan Kecamatan. Soalnya kalau kita bisa bersosialisasi atau kerjasama, insha allah akan ada solusi,” katanya. Minggu (26/7).

Sementara itu, warga lain Kusna Sunardi, mengatakan kebersihan adalah tugas bersama, masyarakat dan pemerintah harus bersatu. “Tugas kita semua dari Mulai Pemerintah Kecamatan dan Desa bersama Warganya, terutama warga yang bergerak di dunia Bisnis di wilayah Lembang harus punya rasa tanggung jawab, rasa memiliki, untuk menjaga Kebersihan lingkungan,” ujarnya.

Menurutnya, harus ada solusi agar sampah dapat bermanfaat bagi Lingkungan. “Terutama dalam membuang sampah maupun mendaur ulang sampah dimaksud, sehingga memiliki nilai ekonomi, produk Kecamatan Lembang, Lembang bersih nyaman, sampah bersih jadi Rezeki. Semoga ada Solusi untuk mengharumkan Kota Lembang sebagai Destinasi Pariwisata,” paparnya.(eko/sep)