AL Butuh Penangan Intensif Selama 10 Bulan

PENDAMPINGAN: Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendampingi Dinas Kesehatan serta Dinas Sosial Kabupaten Bandung Barat menjenguk AL anak berkebutuhan khusus (ABK) di Desa Langensari, Kecamatan Lembang. EKO SETIONO/PASUNDAN EKSPRES

Mulai dari Pendampingan Hingga Kesehatan Fisik

LEMBANG-Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendampingi Dinas Kesehatan serta Dinas Sosial Kabupaten Bandung Barat menjenguk AL (12) anak berkebutuhan khusus (ABK) atau anak autis asal Desa Langensari, Kecamatan Lembang.

AL sebelumnya dikabarkan disekap hingga tidak diberikan makan oleh keluarganya selama dua tahun. Setelah diklarifikasi kepada pihak keluarga, ternyata informasi tersebut tidak benar, karena selama ini Al tetap dirawat seperti biasa.

Pj Kepala Desa Langensari, Asep Yusuf menyatakan, informasi Al disekap dan tidak diberi makan oleh keluarganya tidaklah benar atau hoax. Tetapi ia membenarkan jika selama empat bulan ini Al dipisah kamarnya. “Orang tuanya sendiri yang selama ini merawat dan mengurusnya dengan baik. Jadi saya tegaskan lagi kalau informasi penyekapan dan tidak diberi makan itu tidak benar,” kata Asep, Rabu (24/4).

BACA JUGA:  Pemdes Lembang Lakukan Pencegahan Penyebaran Covid-19

Sebelum kamarnya dipindah, Asep menuturkan, AL sering terbangun pada malam hari. AL bahkan sering ke dapur dan memainkan kompor sehingga pihak keluarga terpaksa memisahkannya ke kamar ke belakang rumah agar bisa terawasi setiap saat. “Kalau informasi kamar AL dipisah di belakang, itu memang benar, demi keselamatan dirinya karena dia sering kabur. Kalau siang suka pergi ke warung, sampai menyebrang jalan raya,” bebernya.