Antisipasi Libur Nataru, Perumda Siapkan Piket 24 Jam

DIWAWANCARAI: Manajer J Humas dan Keskretariatan Hj. Sri Hartati saat diwawancarai awak media. ASEP IMAM MUTAQIN/PASUNDAN EKSPRES

NGAMPRAH-Perumda Air Minum Tirta Raharja mempersiapkan piket pegawai yang ada di bagian pelayanan, distribusi dan produksi. Hal itu dilakukan untuk antisipasi libur panjang khususnya di Hari Natal dan penggantian tahun baru.

Manajer J Humas dan Keskretariatan mengatakan Hj. Sri Hartati mengatakan piket pegawai itu dengan system piket di bagian produksi dan distribusi, dengan waktu 24 jam. “Ini untuk mengantisipasi libur panjang di hari natal dan tahun baru,” kata Sri melalui siaran pers, Jum’at (27/12).

Dia menyebut dari dampak musim kemarau terutama di Wilayah Pelayanan Cimahi dan sekitarnya debit air baku sudah kembali normal. Untuk Wilayah Timur kondisi seperti sekarang tidak mengalami perubahan debit air untuk pengliran terhadap pelanggan.

Adapun gangguan di wilayah Timur yaitu memasuki musim penghujan yang mengakibatkan kondisi air baku yang sangat sulit di oleh dengan kekeruhan yang sangat tinggi. Sedangkan Wilayah Selatan kondisi untuk saat ini masih mengalami penurunan debit air baku. “Antisipasi untuk dampak penurunan debit tersebut sebagian wilayah yang terdampak seperti Gading Tutuka, Soreang Kota dan Sanggar Indah itu di kirim melalui armada tangki secara bergiliran dan permintaan pelanggan,” ungkapnya.

Sri menambahkan Perumda Air Minum Tirta Raharja hingga saat ini masih mengoptimalkan pelayanan pasca musim kemarau, dengan penjadwalan rekayasa pendistribusian air dan penanggulangan air bersih melalui mobilisasi tangki air. “Kondisi cuaca saat ini telah memasuki musim penghujan adapun perbedaan debit air pasca hujan beberapa pekan terakhir ini sudah relatif sudah meningkat jumlah pasokan air bakunya,” ujarnya.

Adapun langkah-langkah mengantisipasi pelayanan kebocoran pipa dengan menyediakan aksesoris untuk kebocoran dari berbagai diameter pipa, Mobilisasi armada tangki air kepada pelanggan yang membutuhkan paska musim kemarau. “Petugas teknik dan admnistrasi secara rutin melakukan pemeliharaan jaringan pipa yang sudah melampai batas usia teknis,
Menjaga tekanan jaringan pipa agar tetap aman, Pembersihan pada Instalasi Pengolahan air,” ungkapnya.

Sri pun mengimbau pelanggan agar menggunakan air sesuai kebutuhan selama libur akhir tahun. “Tampunglah air bila air masih mengalir (terjadi kebocoran dan paska musim kemarau), tutuplah kran air pada saat tidak digunakan karena setetes air bersih berarti bagi kehidupan kini dan nanti,” imbaunya.
Sri menjelaskan jumlah sambungan rumah PDAM Tirta Raharja per akhir Oktober 2019 adalah 101.743 SR meliputi 3 wilayah pelayanan. Wilayah Pelayanan Utara= 27.373 SR, Cimahi 15.690, Cisarua = 3.969, Lembang 2.618, Padalarang 1.635, Batujajar 720, Cikalong Wetan 454 dan Cililin 2.287 SR. Untuk Wilayah Pelayanan Selatan 32.748 SR, Soreang 17.959, Ciwidey 1.981, Kutawaringin 738, Banjaran 8.175, Pangalengan 3.892. Sedangkan Wilayah Pelayanan Timur 41.622 SR, Ciparay 10.394, Pacet 20, Bale endah 7.925, Bojongsoang 3.326, Dayeuhkolot 1.850, Cicalengka 858, Cileunyi 2.235, Majalaya 9.556, Rancaekek 5.458.(rls/sep)

Pelanggan PDAM Tirta Raharja per akhir Oktober 2019:
101.743 SR

Wilayah Pelayanan Utara = 27.373 SR
– Cimahi 15.690
– Cisarua 3.969
– Lembang 2.618
– Padalarang 1.635
– Batujajar 720
– Cikalong Wetan 454
– Cililin 2.287 SR.

Wilayah Pelayanan Selatan 32.748 SR,
– Soreang 17.959
– Ciwidey 1.981
– Kutawaringin 738
– Banjaran 8.175
– Pangalengan 3.892.

Wilayah Pelayanan Timur 41.622 SR,
– Ciparay 10.394
– Pacet 20
– Bale endah 7.925
– Bojongsoang 3.326
– Dayeuhkolot 1.850
– Cicalengka 858
– Cileunyi 2.235
– Majalaya 9.556
– Rancaekek 5.458.