Dua ASN Terkonfirmasi, 19 Dinas Ditutup Sementara

ASN Dinas Perikanan dan Peternakan

Cegah Penyebaran Berlakukan WFH

NGAMPRAH-Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menutup sementara aktifitas di 19 dinas yang berlokasi di Gedung A dan C Komplek Perkantoran. Hal itu menyusul dua Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) terkonfirmasi Covid-19.
Sebelumnya, dua ASN Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) KBB pun dinyatakan terkonfirmasi dan telah menjalani karantina.

Meski kantor Dispernakan dan Dispora berada dalam satu gedung yang sama, yakni di Gedung C Komplek Perkantoran Pemda KBB di Ngamprah. Namun Pemkab Bandung Barat melakukan penyesuaian sistem kerja ASN di 19 dinas tersebut, dengan memberlakukan kerja di rumah/work from home (WFH) hingga pemberitahuan lebih lanjut. Hal itu dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Pemberlakukan WFH tertuang dalam surat edaran Nomor: 800/1977-BPKSDM/2020 perihal penyesuaian sistem kerja yang ditandatngai Sekretaris Daerah (Sekda) Bandung Barat, Asep Sodikin dengan tembusan Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat.

Adapun 19 Dinas yang diberlakukan WFH diantaranya, di Gedung A yakni Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik), Dinas Perhubungan (Dishub).

Untuk dinas di Gedung C yakni Badan Pengelolaan dan Keuangan Daerah (BPKD), Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitda), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcasip), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP), Dinas Perikanan dan Peternakan (Disprenakan).

BACA JUGA:  Kawasan Hutan Perhutani Jadi Tujuan Rekreasi

Kepala Dinas Kesehatan KBB, Hernawan Widjayanto membenarkan hingga saat ini di lingkungan Pemda KBB, telah bertambah ASN yang positif terinfeksi Covid-19. Hal itu berdasarkan hasil swab tes pada akhir pekan lalu. “Semula diberitakan, hasil swab tes terhadap ASN yang bertugas di Dispernakan, dua orang dinyatakan terinfeks positif. Iya, ada dua orang ASN lagi yang positif. Sekarang mereka sedang melakukan isolasi mandiri,” ujar Hernawan saat dihubungi, Rabu (12/8).

Sejauh ini, kata dia, belum diketahui secara pasti asal keduanya terpapar Covid-19. Namun demikian, upaya preventif terus dilakukan. “Yang pasti kita lakukan tracking dan pengetesan swab kepada orang yang sempat kontak erat dengan pasien positif,” katanya.

Sejak adanya kasus ASN positif di lingkungan Pemda KBB, hasil tracking terhadap orang yang kontak erat terus dilakukan dan melakukan rapid tes. Hasilnya belasan orang dinyatakan reaktif. “Hasil swab tes, ada empat orang keseluruhan yang positif. Mereka terpapar Covid-19 dari klaster Gedung Sate Provinsi Jawa Barat,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB, Dudi Prabowo mengimbau seluruh ASN yang berada di lingkup perkantoran Pemkab Bandung Barat agar senantiasa berhati-hati dan senantiasa mentaati protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah. Hal ini sebagai antisipasi merebaknya Covid-19 dilingkungan Pemkab Bandung Barat.”Tetap menggunakan masker baik dalam ruangan maupun di luar ruangan serta mencuci tangan dengan menggunakan sabun dari air yang mengalir. Menjaga jarak (social distancing) serta menghindari kerumunan,” kata Dudi.