Objek Wisata di KBB Mulai Dibuka 13 Juni, Pelaku Usaha Sambut New Normal

DESTINASI: Kota Mini salah satu objek wisata di Farmhouse Lembang menjadi favorit kunjungan wisatawan sebelum pandemi Covid-19. ASEP IMAM MUTAQIN/PASUNDAN EKSPRES

LEMBANG-Jelang New Normal Bandung Barat, bukan hanya pelaku usaha yang mempersiapkan diri untuk menyambutnya, akan tetapi keceriaan warga pun sudah nampak. Terbukti di beberapa ruas jalan utama di KBB sudah mulai dipadati kendaraan Roda dua dan Roda empat.

Salah satu ruas jalan jalan yang sudah ramai adalah di kawasan Lembang kota wisata, tampak terlihat pedagang pedagang kaki lima sudah ramai pengunjung, yang selama ini sepi sejak diberlakukannya PSBB di KBB.

Salah seorang PKL di Lembang, Aman mengatakan memasuki New Normal ini ada peningkatan pembeli, yang selama ini sepi kini sudah mulai ada gairah pembeli. “Alhamdulilah sudah mulai ada pengunjung, biasanya kami sepi sekali, mudah mudahan normal kembali,” ujarnya, Rabu (10/6).

Bahkan, Pengakuan Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna, objek wisata di Kabupaten Bandung Barat diizinkan kembali dibuka serentak pada tanggal 13 Juni 2020. “PSBB Jabar kan berakhir 12 Juni, insyallah tanggal 13 Juni objek wisata sudah dibuka. Pengelola wisata sudah siap, disamping protokol kesehatan, mereka juga membuat gugus tugas masing-masing di setiap objek wisata, supaya benar-benar tanggung jawabnya,” Kata Aa Umbara.

Hasil kesepakatan dengan pengusaha pariwisata yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu, dia menyatakan, jika ditemukan satu orang positif Covid-19 maka semua objek wisata akan ditutup kembali. Pihaknya pun melarang kunjungan wisatawan rombongan untuk sementara waktu. “Mudah-mudahan bisa saling menjaga, sekarang kita berada di zona biru, sudah landai. Lalu bagaimana bisa turun ke zona hijau,” jelasnya.

Diketahui, sejumlah pedagang khas kuliner Lembang sangat dipengaruhi dengan dibukanya objek wisata sekitar Lembang. Karena, para pecinta kuliner Lembang sebagian besar dari luar wilayah Lembang.(eko/sep)

BACA JUGA:  80 Persen Anak Difabel di Bandung Barat Sudah Divakasin Covid-19