ODP dan OTG di Cluster GBI Lembang Ikuti Swab Test

HASIL TRACKING: Petugas medis saat melakukan swab test terhadap ODP dan OTG Cluster GBI Lembang. EKO SETINO/PASUNDAN EKSPRES

LEMBANG-Sebanyak 1.131 orang hasil tracking kasus orang dalam pengawasan (ODP) dan orang tanpa gejala (OTG) Cluster GBI Lembang Kabupaten Bandung Barat (KBB) ikuti swab Test yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) KBB.

Swab test dilaksanakan di empat titik yakni RSUD Cililin, RSUD Lembang, Cikalongwetan dan halaman Masjid As-Shidiq Komplek Perkantoran Pemkab Bandung Barat di Kecamatan Ngamprah. “Selama 3 hari pelaksanaannya. Karena tidak mungkin dilaksanakan dalam tempo waktu sehari,” ujar Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) KBB, Nanang Ismantoro, Selasa (12/5).

Untuk RSUD Lembang pelaksanaannya di Lapang Bentang mengingat keterbatasan tempat. Dipersiapkan untuk warga ODP dan OTG Kecamatan Lembang, Parongpong dan Cisarua.
Sedangkan RSUD Cikalongwetan, untuk masyarakat di Cikalongwetan, Cipeundeuy dan Cipatat. Kemudian di lokasi RSUD Cililin, untuk masyarakat Cililin, Cihampelas, Sindangkerta, Cipongkor, Rongga dan Gununghalu. Sedangkan di Masjid As-Shidiq Ngamprah untuk warga sekitar Kecamatan Ngamprah, Padalarang dan Batujajar. “Target swab Provinsi itu hasil tracking semua kasus ODP dan OTG di KBB. Terutama dari klaster GBI,” ucapnya.

Bagi mereka yang hasilnya dinyatakan positif dari swab test itu, kata Nanang, akan dirawat di ketiga rumah sakit yang menjadi rumah sakit rujukan. Sedangkan yang negatif, mereka harus mengisolasi diri baik secara mandiri atau disediakan di Aula Masjid As-Shidiq. “Di As-Shidiq sudah tersedia 27 tempat tidur dari target 50. Mereka akan didampingi tenaga pemantau dari setiap Puskesmas, ya tenaga medis Puskesmas dan analis kesehatan,” pungkasnya.(eko/sep)