Pemdes Kertawangi Putus Penyebaran Virus Mulai dari Desa, Bagikan Masker dan Hand Sanitizer

BAGIKAN MASKER: Kepala Desa Kertawangi, Yanto atau akrab dikenal Steve Ewon membagikan masker kepada masyarakat. EKO SETIONO/PASUNDAN EKSPRES

BANDUNG BARAT-Memutus penyebaran Covid-19, Pemerintahan Desa (Pemdes) Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) membagikan masker dan hand sanitizer ke sejumlah warga. Bahkan, untuk mencegah infeksi virus tersebut, Pemdes Kertawangi menyarankan warganya untuk melakukan isolasi secara mandiri di rumah masing-masing.

Kepala Desa Kertawangi, Yanto atau akrab dikenal Steve Ewon menyampaikan, pembagian masker, hand sanitizer, serta pembersihan rumah dan lingkungan dengan disinfektan menjadi salah satu langkah edukasi terhadap masyarakat dalam menjaga kesehatan dan kebersihan sekaligus upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di lingkungan Desa Kertawangi serta KBB pada umumnya. Maka dari itu, pihaknya meminta masyarakat untuk bersama-sama berjuang untuk mengikuti anjuran pemerintah.

“Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian kita, bentuk perjuangan kita membela negara. Kalau dulu kita perang, kalau sekarang bentuk membela sesama untuk peduli menjaga kebersihan, kesehatan, menjaga diri dan yang lebih hebat, perjuangan yang berat sekarang yaitu berdiam diri di rumah, berjuang bertahan di rumah,” ungkap Ewon saat ditemui, Minggu (19/4).

Dipaparkan Ewon, sedikitnya 300 hand sanitizer dan 2.300 masker dibagikan secara gratis untuk warganya. Untuk menambah wawasan warga terkait Covid-19, pihaknya pun melakukan pemasangan pamflet yang berisikan edukasi penanganan Covid-19.

“Kita juga mendata masyarakat yang ODP seperti banyak para pedagang yang ke luar daerah jadi kita data atau pun yang pulang dari luar daerah kita data. Untuk jumlah saat ini kita masih mendatanya dan belum mendapatkan data fix,” terangnya.

Untuk warga yang pulang dari luar daerah, dia menyarankan, melakukan isolasi mandiri pasalnya, dengan Pandemi Covid-19 ini lebih berbahaya orang tanpa gejala (OTG). “Kita sarankan mereka untuk mengisolasi diri karena yang bahaya itu adalah OTG. Jadi kita harus berpikir positif karena ini aturan Allah. Saya yakin ini adalah tujuan yang baik dari Allah dalam mengatur alam, dengan hal seperti ini segala kegiatan dibatasi,” tukasnya.(eko/vry)