Cellica Sujud Syukur, Jimmy Siapkan Gugatan

AEP SAEPULOH/PASUNDAN EKSPRES SUJUD SYUKUR: Paslon nomor urut 2 Cellica-Aep dan tim pemenangan melakukan sujud syukur setelah melihat hasil quick count sebanyak 59 persen.

KARAWANG-Sujud syukur dilakukan Pasangan Calon nomor uut 02, Cellica Nurrachadiana-Aep Syaepuloh beserta tim pemenangan  setelah keluar quick qount hasil rekapitulasi Star Institut milik Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Karawang di Hotel Resinda sekitar pukul 16.00 WIB, Rabu (9/12).

Cellica-Aep unggul jauh 59 persen dari dua pasangan pesaingnya, yakni pasangan nomor urut 01 Yesi Karya Lianti-Ahmad Adly Fayruz 10,6 persen dan pasangan nomor urut 03, Ahmad Zamakhsyari- Yusni Rinzani 30,4 persen.

Ketua DPD PKS Kabupaten Karawang, Dedi Sudrajat mengatakan, data yang sudah dirilis adalah hasil quick count dengan kemenangan Cellica-Aep 59 persen. Sementara, untuk data real count masih belum selesai, baru sekitar 70 persen. “Sebentar lagi, dalam beberapa jam lagi data real count sudah rampung. Nanti, kita rilis,” kata Dedi.

Atas kemenangan hasil quick count tersebut, Cellica mengaku merasa lega. Namun, dirinya masih menunggu rekapitilasi yang resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karawang.

“Saya belum bicara banyak, kita tunggu saja rekapitulasi dari KPU,” kata Cellica usai memantau pengolahan data real count Star PKS di Hotel Resinda.

Hasil Quick Count Cellica-Aep 59 Persen

Cellica mengaku tidak akan menggelar euforia kemenangan secara berlebihan. Bahkan, mulai besok pun dirinya langsung kerja lagi.

“Besok juga ngantor lagi, ga lah saya ga libur, kasian masyarakat,” ujarnya.

Kendati belum ada keputusan KPU terkait hasil Pemilu. Namun, atas dasar hasil quick count (perhitungan cepat) Pilkada Karawang 2020 bermunculan dan memenangkan Paslon Nomor 2 Cellica Nurrachadiana-Aep Saepulloh, tim pemenangan Paslon Nomor 3, H. Ahmad Zamakhsyari-Yusni Rinzani bakal langsung melakukan persiapan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Pasalnya, tim Paslon 3 menilai jika kemenangan sementara Paslon 2 berdasarkan quick count dipenuhi dengan faktor kecurangan ‘money politic’ yang Terstruktur sistematis dan masif (TSM)

Terlebih sebelumnya, tim Paslon 3 banyak menemukan dugaan money politic yang melibatkan oknum Aparatur Negeri Sipil (ASN), lurah/kepada desa hingga RT/RW.

Namun demikian, Cabup Ahmad Zamakhsyari (Kang Jimmy) mengimbau kepada semua kader, relawan serta simpatisan Jimmy-Yusni untuk tetap bersabar menunggu hasil real count dari KPU Karawang.

“Terima kasih saya sampaikan kepada semua relawan yang sampai saat ini masih setia. Ini masih quick count, kita tunggu nanti sampai real count dari KPU. Seandainya di real count suara kita masih kedua, maka saya minta tim mencari bukti-bukti otentik terhadap pelanggaran money politic yang terstruktur dan masif 02. Saya kira beberapa bukti sudah kita dapatkan sebelumnya,” ujar Kang Jimmy, di hadapan para relawannya yang hadir di kediamannya di Desa Ciwulan Kecamatan Telagasari, Rabu (9/12).

Menurut Jimmy, ketua partai tim Paslon 01 Yesi-Adly juga sudah melakukan komunikasi dengannya untuk mempersiapkan gugatan ke MK. Sehingga ditegaskan Kang Jimmy, jika money politic Paslon 02 bisa dibuktikan di MK, maka secara otomatis sanksi diskualifikasi dapat dikenakan kepada Paslon 02.

“Kita tidak akan menyerang begitu saja. Karena itu bukan jiwa saya. Makanya saya perintahkan kepada tim dibawah komando Pak Toleng (Anggota DPRD Jawa Barat Fraksi PKB) untuk kumpulkan bukti-bukti money politic 02,” tegasnya.

Masih disampaikan Jimmy, sampai hari ini ia masih tabah dan tegar. Karena sampai sejauh ini, keluarga adalah jauh di atas segalanya. Oleh karenanya, ia meminta kepada semua kader, relawan serta simpatisan Jimmy-Yusni tetap bersabar terlebih dahulu, hingga menunggu real count resmi dari KPU Karawang.

“Saya minta semuanya tetap bersemanagat. Terima kasih sekali lagi. Saya dan keluarga tidak mungkin bisa membalas kebaikan bapak ibu semuanya. Selebihnya kita serahkan kepada takdir Allah Ta’ala. Jiwa saya sudah memeleh. Tulang rusuk saya sudah bergetar. Insya Allah, ke depan akan ada cerita lebih indah dari takdir Allah SWT,” pungkasnya.(aep/use/vry)