Politeknik Kelautan dan Perikanan Karawang Berbasis Vokasi

KARAWANG-Kepala Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan (BRSDM-KP) Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP-RI), Bambang Suprakto mengklaim, biaya perkuliahan di Politeknik Kelautan dan Perikanan (Poltek KP) Karawang, yang termurah di seluruh Indonesia.

Pasalnya, Poltek KO mendapatkan tunjangan dari kementrian KKP-RI, biaya hidup para Taruna-Taruni Poltek KP Karawang, seluruhnya ditanggung oleh pemerintah pusat.
“Boleh dikatakan, biaya perkuliahan di Poltek KP Karawang, yang termurah di Indonesia, bahkan di Dunia,” ujar Bambang, Jumat, (15/3) di Cilamaya.

Dijelaskan Bambang, pemerintah pusat, melalui keputusan DPR-RI, telah memutuskan, untuk memberi subsidi, bagi perguruan tinggi yang bernaung di bawah kementrian. Salah satu perguruan tinggi tersebut, ada di Karawang, Jawa Barat, dengan nama Poltek KP Karawang.

“Tahun ini, sudah kami kucurkan beasiswa kepada 53 taruna Poltek KP Karawang, dengan total Rp 2,6 miliar,” katanya.
Beasiswa tersebut, lanjutnya, diperuntukan bagi mahasiswa yang hendak melakukan penelitian, bahkan sampai biaya hidup sehari-hari selama menjalani pendidikan di kampus.

Pendidikan di Poltek KP Karawang, kata Bambang, berbasis vokasi, yang mengedepankan praktik dari pada teori. Selain itu, taruna juga diajarkan ilmu wirausaha, dengan harapan, bisa membangun usaha yang mandiri, setelah lulus dari perkuliahan.
“Potensi kelautan dan perikanan di Indonesia itu sangat luar biasa. Lulusan Poltek KP Karawang, sangat menjanjikan kemapanan. Karena, harta karun di laut kita, masih melimpah,” ujarnya.

Sementara, Direktur Poltek KP Karawang, Afe Permadi, menjelaskan, taruna Poltek KP Karawang terbagi menjadi dua. Yaitu, anak pelaku usaha perikanan atau anak nelayan, serta mahasiswa umum.

“Kuota untuk anak nelayan, saat ini 50 persen. Biaya kuliah ditanggung pemerintah, sementara, untuk mahasiswa umum, juga banyak beasiswanya,” ujarnya.

BACA JUGA:  Mendikbud Motivasi Siswa dan Guru SD IK

Di Poltek KP Karawang, lanjut Aef, ada tiga program studi, diantaranya Teknik Penangkapan Ikan, Teknik Pengolahan Ikan dan Teknologo Kelautan.

“Semuanya menjamin jenjang kerja yang baik, serta ilmu vokasi yang bermanfaat untuk kehidupan di masyarakat. Khsusunya, bagi masyarakat pesisir,” pungkasnya.(use/vry)