Belajar Tata Negara Sejak Dini, SD IT Cendikia Kunjungi DPRD

KUNJUNGAN: Siswa Kelas 5 SD IT Cendikia Purwakarta bersama dewan guru saat berada di Gedung DPRD Purwakarta, dalam rangka study tour. MALDIANSYAH/PASUNDAN EKSPRES

PURWAKARTA-Sebanyak 96 siswa-siswi kelas 5 SD IT Cendikia Purwakarta melakukan ‘kunbel’ (kunjungan belajar) ke DPRD Purwakarta. Mereka tampak antusias dan gembira mendapat sambutan dari para Ketua dan Komisi IV , yang diantaranya membidangi pendidikan.

Pemimpin rombongan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Ade Saefudin mengatakan, tujuan kunjungan para anak didiknya guna mempraktikkan mata pelajaran PKN (Pendidikan Kewarganegaraan Negara) yang mengulas Trias Politika.

“Para siswa mendapat pelajaran Trias Politika, yakni pengetahuan tentang legislatif, yudikatif, dan eksekutif. Oleh karena itu, kami perkenalkan mereka pada unsur pemerintahan antara lain legislatif yang notebene wakil rakyat. Mereka ingin mengenal langsung para anggota dewan, kedudukan kantornya, dan bagaimana sistem kerjanya. Maklum, anak didik kami ada di antaranya yang ingin menjadi wakil rakyat,” jelasnya.

Wakil Ketua DPRD Warseno didampingi Ketua Komisi IV H. Komarudin Noor, Sutisna dan Ragil Sukamto menyambut kedatangan mereka penuh rasa persahabatan dan kekeluargaan, di ruang rapat utama, Senin (18/1).

Di akhir kunjungannya, kepada para siswa juga diperkenankan untuk melihat-lihat ruang kerja pimpinan, komisi maupun fraksi.

Warseno mengutarakan alat kelengkapan DPRD antara lain unsur pimpinan ketua dan tiga wakil ketua, Badan Musyawarah (Banmus), Badan Anggaran (Bangar), Komisi-Komisi, Badan Pembuat Peraturan Daerah (Bapemperda), serta Panitia Khusus (Pansus) dan Panitia Kerja (Panja) yang bersifat ad-hoc.

Tanpa malu-malu berlangsung tanya jawab, yang menarik antara anggota DPRD dan anak didik. Di mana salah seorang siswi menanyakan, adakah yang sullt dari pekerjaan anggota DPRD. Ragil Sukamto menjelaskan, bahwa pada dasarnya tidak ada pekerjaan yang tidak bisa dikerjakan, terlebih DPRD bekerja secara tim.

Bahkan kepada siswa-siswi ditantang anggota dewan untuk menjawab tiga pertanyaan yang semula telah diterangkan. Tiga siswa yang mampu menjawab benar maju ke depan, dan kepada mereka diberikan amplop kenang-kenangan oleh Sutisna, Ragil Sukamto dan H. Komarudin Noor.

Pada ujung nasihatnya, Ragil Sukamto mengatakan, bahwa berbahagialah orang yang berilmu, karena akan diangkat derajatnya oleh Allah SWT. “Kalian memiliki ilmu politik selangkah lebih maju dari kawan-kawan yang belum pernah ke sini. Mudah-mudahan akan memberikan berkah di kemudian hari kelak,” pungkasnya.(mas/dan)