Buat Tugu Peringatan Kecelakaan, Polres: Semoga Pengendara “Eling” Utamakan Keselamatan

PERINGATAN: Tugu Peringatan Kecelakaan menjadi warning bagi para pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara. ADAM SUMARTO/PASUNDAN EKSPRES

PURWAKARTA-Polres Purwakata terus berupaya untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas. Salah satunya dengan membuat tugu peringatan. Tugu yang berlokasi di Jalan Raya Sadang – Bungursari, baru saja diresmikan, Rabu (2/9).

Tugu yang diberi nama Tugu Peringatan Kecelakaan sebagai bentuk warning kepada para pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan pada saat berkendara. Di atas tugu peringatan itu ada dua buah motor yang kondisinya rusak akibat kecelakaan lalu lintas. Pesannya jelas terlihat.

Kapolres Purwakarta AKBP Indra Setiawan mengatakan, Tugu Peringatan Kecelakaan dibuat untuk mengingatkan para pengguna jalan agar selalu berhati-hari ketika berkendara. Pemilihan lokasi pun bertujuan agar angka kecelakaan, terutama di jalur Sadang-Bungursari dapat diminimalisasi.

“Dengan adanya tugu ini bisa memberikan dampak positif bagi pengendara. Insya Allah kami akan buat lagi tugu serupa di titik-titik rawan kecelakaan lainnya yang ada di wilayah Kabupaten Purwakarta,” kata Kapolres.

Senada, Kanit Laka Satlantas Polres Purwakarta, Ipda Jamal Nasir menyebutkan, setidaknya terdapat 17 titik rawan kecelakaan di Purwakarta. Di antaranya di Sadang-Bungursari, Sadang-Cibatu, Jalan Pasar Rebo-Wanayasa, dan jalur arteri Purwakarta-Bandung atau Ciganea-Darangdan.

“Hampir semua titik rawan kecelakaan itu memiliki kesamaan, yakni berkontur jalan halus dan naik turun,” kata Kanit Laka.

Yang menarik adalah keberadaan dua motor rusak di atas tugu tersebut. Usut punya usut satu di antaranya adalah milik Asrudin (45). Motor miliknya itu dibawa oleh anaknya dan mengalami kecelakaan hingga meninggal dunia.

“Iya motor yang jenis Supra Fit itu milik saya. Saya diberitahukan Satlantas Polres Purwakarta akan dipasang di tugu peringatan ini,” kata Asrudin.

Dirinya mengatakan, peristiwa itu terjadi pada 12 Agustus 2020 lalu. Ketika melihat kembali motor miliknya itu dirinya teringat kembali dan merasa sedih.

“Sedih sih pasti ada. Tapi, saya ikhlas. Ya semoga adanya tugu ini bisa mengingatkan pengendara lain untuk berhati-hati saat berkendara terutama di jalur ini,” ujarnya.

Berdasarkan data selama satu bulan terakhir telah terjadi empat kasus kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Sadang-Bungursari. Sementara secara umum telah terjadi 24 kecelakaan lalulintas yang didominasi roda dua.(add/ysp)