Dirut Baznas Ungkap Tiga Strategi Penggalangan Dana

PELATIHAN DASAR: Pelatihan pembahasan dasar-dasar, teknik, hingga simulasi dan workshop fundraising di Gedung Dakwah Purwakarta, Jalan Ahmad Yani, Keluarahan Cipaisan Purwakarta, akhir pekan lalu. ADAM SUMARTO/PASUNDAN EKSPRES

PURWAKARTA-Direktur Utama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI, M Arifin Purwakananta mengatakan, ada tiga strategi besar fundraising (penggalangan dana). Ketiganya adalah melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ), menggenjot ritel, dan pengelolaan CSR atau korporasi.

“Ketiga hal tersebut yang menjadi pokok pembahasan pada pelatihan fundraising zakat, infak, dan sedekah bersama para pegiat zakat, amil, dan komisioner Baznas Purwakarta,” kata Arifin kepada koran ini saat ditemui di Gedung Dakwah Purwakarta, Jalan Ahmad Yani, Keluarahan Cipaisan Purwakarta, akhir pekan lalu.

Pelatihan fundraising tersebut, sambungnya, juga membahas dasar-dasar, teknik, hingga simulasi dan workshop fundraising. “Banyak potensi yang harus digali. kita mendorong dasar- fundraising guna pembentukan karakter fundraiser sebagai syarat dasar keberhasilan fundraising,” ujarnya.

BACA JUGA:  BLK Lembang Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi

Arifin juga mengingatkan, pemerintah daerah wajib membantu Baznas karena keberhasilan Baznas menggalang dana umat berpotensi untuk membantu kemakmuran Kabupaten Purwakarta itu sendiri. “Sehingga, semua langkah yang dibuat Baznas Purwakarta impact (dampak)nya langsung dirasakan masyarakat Purwakarta dan ini berdampak positif bagi Kabupaten Purwakarta,” ucapnya.

Misalnya, kata dia, dari sisi mengajak masyarakat untuk berzakat. “World Giving Index 2017 menyebutkan, Indonesia adalah negara paling dermawan sedunia. Pun halnya dengan Purwakarta, termasuk bagian dari kedermawanan nasional ini. Sehingga tidak terlalu muluk jika Baznas ikut mendorong kepedulian masyarakat untuk berzakat, infak, dan sedekah,” ujarnya.