Ketua KPU: Persiapan Pemilu 2019 Capai 50%

Ahmad Ikhsan Faturrahman, Ketua KPU Purwakarta.

PURWAKARTA-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purwakarta terus memantapkan sejumlah persiapan menjelang Pilpres dan Pileg 2019.

Ketua KPU Purwakarta Ahmad Ikhsan Faturrahman mengatakan, hingga saat ini, proses persiapan telah mencapai 50 persen. Sejumlah logistik pun telah diterima KPU dalam kondisi baik.

Meski begitu, logistik tersebut masih belum terpenuhi secara keseluruhan. Misalnya, kotak suara yang dibutuhkan sebanyak 13.368, tapi baru diterima 13.142 buah.

“Bilik suara yang dibutuhkan sebanyak 10.536 buah, tapi yang baru diterima 10.151 buah. Begitu juga dengan tinta sidik jari yang dibutuhkan 5.268 buah baru diterima 5.238 buah. Termasuk juga kebutuhan segel 319.799 pcs, tapi yang baru diterima sebanyak 273.078 pcs,” kata Ahmad Ikhsan.

Dengan kata lain, sambungnya, kotak suara masih kurang 226 buah, bilik suara 385 buah, tinta jari 30 buah, sementara segel masih kurang 46.721 buah.

“Kekurangan itu pun telah diajukan ke pemerintah pusat sehingga pada pelaksanaan nanti diharapkan terpenuhi secara keseluruhan. Mudah-mudahan satu bulan sebelum pelaksanaan kekurangan itu sudah terpenuhi,” ujarnya.

Mengenai daftar pemilih tetap atau DPT, KPU telah menetapkan DPT Pemilu sejumlah 687.100 orang. Jumlah itu kemungkinan berubah di luar dugaan. “Misalnya ada yang meninggal atau yang lainnya. Intinya jumlah DPT sudah kita tetapkan dan juga telah diplenokan,” katanya.

Sementara untuk mencapai target angka partisipasi 80 persen, pihaknya terus melakukan sosialisasi terhadap masyarakat.

“Sosialisasi ini melibatkan peran serta relawan dari 10 basis, yaitu pemilih pemula, pemuda, kelompok perempuan, marjinal, keluarga, disabilitas, agama, komunitas demokrasi, warga internet, dan berkebutuhan khusus,” ujarnya.

Ditambahkannya, upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan angka partisipasi dan kualitas pemilih pada Pemilu 2019. Sehingga pesta demokrasi pada tahun ini sukses aman dan lancar.

“Pada Pemilu 2014 angka partisipasi pemilih 74 persen, Pilkada 2018 yang lalu 79 persen, dan sekarang kita naikkan menjadi 80 persen. Mudah-mudahan mencapai target, bahkan lebih tinggi,” ucapnya.(add/dan)