Tekan Peredaran Narkoba Gelar ToT, Cetak Penyuluh Pencegahan Narkoba

CEGAH NARKOBA: Pemkab Purwakarta bersama Satres narkoba Polres Purwakarta menyelenggarakan Training of Trainer, guna mencegah peredaran narkoba, di Kampung Kahuripan, kemarin (26/11). ADAM SUMARTO/PASUNDAN EKSPRES

PURWAKARTA-Pemerintah daerah (Pemda) Purwakarta bekerjasama dengan Polres Purwakarta menggelar Training of Trainer (ToT) Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba di Kampung Kahuripan Cirangkong, Desa Cirangkong, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta, kemarin (27/11).

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah (Sekda) Purwakarta Iyus Permana mengatakan, penyalahgunaan narkoba kini sudah sangat memprihatinkan. “Dulu kasus curas atau curanmor marak di Purwakarta. Ketika kasusnya semakin sedikit, kasus narkoba malah terjadi hampir setiap hari,” kata Iyus.

Narkoba tak hanya menyerang dewasa dan remaja, kata Iyus, tapi juga sudah mengontaminasi anak sekolah. “Wilayahnya pun tak hanya di kota besar, melainkan hingga ke pelosok. Ini harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya.

Pemda Purwakarta memfasilitasi kegiatan ToT. “Motor utamanya jajaran Sat Narkoba Polres Purwakarta dan pesertanya dari berbagai organisasi kepemudaan, LSM, Ormas, guru Bimbingan dan Konseling, hingga penyuluh keagamaan,” kata Iyus.

Iyus juga membacakan sambutan Bupati Purwakarta Hj Anne Ratna Mustika yang berhalangan hadir. “Narkoba harus diperangi karena efeknya tak hanya bagi kesehatan tapi juga keamanan, dan ekonomi. Untuk mencegah hal tersebut, tak hanya menjadi tanggung jawab pemda dan kepolisian, melainkan semua pihak,” ucapnya.

Senada, Ketua Panitia yang juga Kabag Kesra Setda Purwakarta Asep Surya Komara menyebutkan, ToT dilaksanakan selama 3 hari berturut-turut. “Selain sosialisasi P4GN, para peserta juga akan mendapatkan materi lainnya seperti public speaking dan lainnya,” kata Asep.

Harapannya, kata Asep, para peserta ToT menjadi penyuluh narkoba dan menyampaikan segala ilmu yang didapatnya ke khalayak. “Sehingga peperangan melawan narkoba semakin gencar dan dilakukan secara bersama-sama dan masif,” ucapnya.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Purwakarta AKP H Heri Nurcahyo menyebutkan, Indonesia saat ini berada dalam kondisi darurat narkoba. “Indonesia menjadi pasar yang menggiurkan bagi para pengedar narkoba. Pasalnya, Indonesia memiliki jumlah penduduk yang sangat banyak,” kata Heri.

Karena itu, sambung Heri, setelah ToT ini diharapkan juga lahir agen-agen yang siap memerangi narkoba. “Narkoba ini menjadi tanggungjawab bersama. Setelah pelatihan ini, segera sosialisasikan informasi tentang narkoba dan bahayanya,” ucapnya.(add/dan)