BPRS Gotong Royong Terancam Likuiditas

SUDAH TUTUP: Kantor BPR Syariah Gotong Royong kondisi sudah tutup. YUGO EROSPRI/PASUNDAN EKSPRES

SUBANG-BPR Syariah Gotong Royong yang merupakan BUMD milik Pemkab Subang bank berlabel syariah, nasibnya diujung tanduk. Pasalnya, tanggal 15 September batas akhir likuid Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Direksi BPR Syariah Gotong Royong Mus mengatakan, pihaknya saat ini masih menunggu dan berharap adanya investor, yang tertarik menyelamatkan BPR Syariah Gotong Royong. Pada tanggal 15 September 2019 batas akhir likuid dari OJK. Mus berharap, ada investor swasta yang siap memberikan modalnya untuk menyelamatkan keuangan BPRS Gotong Royong. “Kita masih menungu dan berharap salah satu investor dari Subang sampai saat ini,” ujarnya.