Hidayat Ingin Transparan Sesuai Aturan

DESA PASIRBUNGUR : Kepala Desa Pasirbungur, Hidayat (kanan) berfoto bersama salah satu warga Pasirbungur, Iyep. INDRAWAN /PASUNDAN EKSPRES

PURWADADI-Saat ini menjadi kepala desa bukanlah perkara gampang, jika mundur ke dekade 25 tahun kebalakang, jabatan kepala desa tidak banyak diminati masyarakat. Lain halnya masa sekarang, minat masyarakat begitu tinggi.

Minat yang begitu tinggi untuk menjadi kades, salahsatunya didorong adanya sumber anggaran dana desa yang dikucurkan oleh pemerintah pusat. Bila ditotal, besaran dana yang diterima oleh desa saat ini, bisa menyentuh angkan milyaran rupiah.

Namun dari besaran anggaran desa tersebut, tak sedikit pula sejumlah kepala desa yang tersandung kasus korupsi.

Hal tersebut di akui Kepala Desa Pasirbungur Kecamatan Purwadadi Hidayat, yang belum genap satu tahun menjabat itu. Menurutnya, jika seseorang memang sedari awal berniat menjadi kepala desa untuk memperkaya diri sendiri, akan salah langkah, dan salah jalan. Maka sebaiknya perbaiki lebih dulu apa yang menjadi niat awal kita menjadi seorang kepala desa.

BACA JUGA:  Tingkatkan IPM, Pemdes Wantilan Gandeng UPI

“Niat jadi kades bukan untuk memperkaya diri, tetapi untuk mengabdi. Niatnya yang perlu diluruskan, biar amanah dan berkah,” ujarnya.

Hidayat mengaku belum begitu pengalaman menjadi kades. Diapun tidak faham, mengapa seorang kades itu, bisa tersandung masalah korupsi. Diapun baru saja mengikuti Bimtek. Dari Bimtek itu, dia merasa sistem yang begitu ketat.