Jawara Niaga Bantu Pelaku Usaha Mikro yang Masuk Koperasi

Jawara Niaga
AKTIF: Kepala Bidang Koperasi DKUPP bersama Kepala DKUPP Kabupaten Subang.YUGO EROSPRI/PASUNDAN EKSPRES

SUBANG-Pemerintah Kabupaten Subang akan membantu pelaku usaha mikro yang masuk koperasi masing-masing Rp2 juta per pelaku usaha. Tujuannya, agar peningkatan jumlah koperasi bertumbuh. Menyambut Hari Koperasi ke-73 tanggal 15 Juli 2020, akan digelar seminar di Gor Stiesa Subang dengan tema Koperasi Keren, KUMKM Jawara.

Kepala Bidang Koperasi Drs. Suwitro mengatakan, Bupati Subang menginginkan adanya pertumbuhan koperasi yang terus bertumbuh di Kabupaten Subang. Jumlah koperasi saat ini ada 1.286, namun yang aktif hanya 859 koperasi, tidak aktif ada 318. “Bupati Subang menginginkan penambahan atau pertumbuhan jumlah koperasi yang ada di Kabupaten Subang,” ujarnya.

Dijelaskan Suwitro, untuk koperasi yang baru, ada program fasilitasi pembiayaan untuk penggantian badan hukum. “Program tersebut, akan membantu koperasi yang baru tersebut sebesar Rp2,5 juta, untuk fasilitasi penggantian badan hukum tersebut,” jelasnya.

Baca Juga: Siklus Keuangan Koperasi Terganggu, Koperasi Wanita Mekar Saluyu Tetap Bertahan

Ajakan dan motivasi Bupati Subang untuk masyarakat agar menidirikan koperasi melalui program Jawara Niaga. Bupati Subang berharap, koperasi bisa menyelesaikan atau menjadi solusi bank emok. Diharapkan juga, koperasi baru bisa didirikan di tiap desa dan sehat.

Bantu 10 pelaku usaha mikro

Program Jawara Niaga, akan membantu 10 pelaku usaha mikro yang menjadi anggota koperasi akan dibantu Rp2 juta. “Bupati Subang dengan program Jawara Niaga, akan membantu 10 pelaku usaha mikro yang menjadi anggota koperasi, masing-masing dibantu Rp2 juta,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Drs Rahmat Eppendi mengatakan, nelayan sangat ingin masuk koperasi. Sebab, koperasi bagi nelayan dan petambak memudahkan pemasaran produksi atau tangkapan. “Harga produksi bisa kompetitif, memudahkan pembinaan, pelayanan pelayanan dalam pemeliharaan atau peningatan produksi dari pihak pihak terkait agar lebih mudah,” katanya.

Dijelaskan Rahmat, Bupati Subang juga menginginkan para nelayan dan petambak ataupun pembudidaya ikan, diharapkan bisa semuanya masuk menjadi anggota koperasi. “Di Kabupaten Subang ada 3.000 nelayan pribumi, Bupati Subang ingin semuanya bisa masuk menjadi anggota koperasi,” tandasnya.

Jumlah Koperasi 1.286
– Koperasi Aktif 859
– Tidak Aktif 318

Bantuan Koperasi
– Rp2,5 juta untuk fasilitasi penggantian badan hukum

Jawara Niaga
– Bantu 10 pelaku usaha mikro (masing-masing Rp2 juta). (ygo/vry)