Kalau Vaksin Minta Bayar, Kadinkes Subang: Laporkan Ke Polisi

Kadinkes subang
dr Maxi Kadinkes Subang

SUBANG-Kepal Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Subang, dr Maxi memastikan vaksin bagi warga tidak berbayar atau gratis. Bila ada yang merasa dipungut uang, agar melapor ke polisi.

Dia menjelaskan, vaksin yang merupakan program pemerintah dipastikan gratis. Untuk itu, lanjut dia, jika ada pihak yang memungut uang dengan alasan tertentu agar tidak dilayani. “Karena vaksin dipastikan gratis,” tegas dr Maxi.

BACA JUGA: Disusupi Virus Joker!! Berikut Daftar Delapan Aplikasi Android yang dapat Menguras Isi Rekening

Sebab, tenaga kesehatan (nakes) yang terlibat dalam vaksinasi Covid-19, ada insentif dari APBD Kabupaten Subang. Meskipun, lanjut dr Maxi, insentifnya saat ini belum cair dari APBD. “Nakes tidak diperbolehkan untuk meminta uang kepada pihak tertentu. Kalau ada pihak tertentu melakukan ancaman tidak diberi vaksin karena tidak mau beri uang, silakan laporkan kepada kepolisian,” katanya lagi.

Dinkes, lanjut dr Maxi, memastikan vaksin akan diberikan termasuk kepada pihak perusahaan yang membutuhkan vaksin untuk karyawannya. “Jangan takut, vaksin akan dapat, tapi karena terbatas dan untuk pemerataan, jadi bertahap,” ucapnya.

Makanya ia meminta masyarakat, untuk bersabar bagi yang belum dapat jatah vaksinasi, dan yang sudah divaksin agar selalu mematuhi protokol kesehatan. “Masyarakat agar selalu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas,” ujarnya.(idr/vry)