Pemkab Subang Segera Normalisasi Saluran di Area Tambak di Desa Jayamukti, Segini Anggarannya

Normalisasi Saluran di Pantura
YOGI MIFTAHUL FAHMI/PASUNDAN EKSPRES DISKUSI: Bupati Subang H Ruhimat saat menanggapi usulan petani tambak terkait normalisasi saluran.

SUBANG-Ketua KUD Mina Karya Bukti Sejati, Mastari mengusulkan, agar adanya normalisasi saluran di area tambak di Desa Jayamukti. Pasalnya, saluran tersebut kini sangat krusial baik dalam hal kegiatan tambak maupun upaya untuk mencegah banjir.

Mastari dihadapan Bupati menyampaikan, di Jayamukti ada sebanyak 23 saluran air, 20 merupakan saluran tersier atau saluran kecil sedang 3 sisanya merupakan saluran yang cukup besar.

BACA JUGA: Lima Tempat Wisata Terbaru di Karawang yang Wajib di Kunjungi

“Nah dari 3 itu, ada yang krusial saat ini sudah Wah ini fungsinya yaitu saluran Kalimalang I. Kami harapkan agar adanya normalisasi,” ucap Mastari di TPI KUD Mina Bukti Sejati, Desa Jayamukti, Kecamatan Blanakan, Selasa (14/9).

Sebab saluran sepanjang 4,8 Km dengan lebar 1w meter tersebut sudah terlalu lama tidak dikuras atau tidur, sehingga banyak menimbulkan sedimen dan mengganggu saluran air. “Kami harapkan minta untuk dikeruk atau normalisasi. Kalau tidak nanti bisa terjadi banjir lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Subang H. Ruhimat langsung menginstruksikan pada Kepala Dinas PUPR untuk segera melaksanakan sejumlah langkah normalisasi. Apalagi saat ini, Pemda Subang juga sudah memiliki rencana terkait pelaksanaan normalisasi di kawasan Pantai Utara Subang.

Berita berlanjut di halaman berikutnya…