Peringatan HUT Koperasi ke-73, Dekopinda Dorong Digitalisasi Koperasi

HUT Koperasi ke-73
Hut Koperasi ke-73 di Kabupaten Subang digelar sederhana dan terbatas di GOR Gelora Tahir Stiesa. INDRAWAN SETIADI/PASUNDAN EKSPRES

SUBANG-Peringatan HUT Koperasi ke-73 digelar GOR Gelora Tahir Stiesa Kabupaten Subang, dihadiri langsung Sekretaris Kementerian Koperasi dan UMKM RI, Prof. Rully Indrawan, M.Si, dan Bupati Subang H. Ruhimat, Rabu (15/7).

Meski HUT Koperasi ke-73 dilaksanakan secara sederhana, Ketua Dewan Koperasi Daerah Kabupaten Subang H. Daeng menjelaskan, dalam upaya mengembangkan Koperasi di Kabupaten Subang, pihaknya akan bekerjasama dengan Koperasi Jawa Barat untuk melaksanakan launching aplikasi ICALAN.

“Aplikasi tersebut dapat dimanfaatkan oleh UMKM secara gratis, dengan syarat sebagai anggota koperasi. Bulan Agustus pertengahan ini dapat dilaksanakan launching aplikasi web ICALAN, kami mengundang seluruh UMKM di Subang untuk memanfaatkan layanan tersebut,” jelasnya.

Baca Juga: Inovasi Dekopinda Subang: Launching Aplikasi ICALAN pada Hari Koperasi

Sedangkan Bupati Subang, H. Ruhimat menyampaikan rasa syukurnya bahwa gerakan koperasi yang diselenggarakan Dekopinda Kabupaten Subang dan Dinas Koperasi UMKM Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Subang, dengan tema Koperasi Keren KUMKM Jawara, masih bisa terselenggara di era adaptasi kebiasaan baru.

Koperasi harus keren dari kembaga lain

Kang Jimat –sapaan Bupati Ruhimat- menyampaikan, harus bisa ditunjukkan jika Koperasi bisa lebih keren dibandingkan dengan lembaga-lembaga perekonomian lainnya melalui digitalisasi. “Koperasi harus memiliki posisi tawar yang tinggi dan mampu berdaya saing dalam meningkatkan perekonomian di Kabupaten Subang sebagai daerah lumbung padi, peternakan, industri dan pelabuhan,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati mewakili Pemerintah Daerah Kabupaten Subang, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berupaya keras, agar koperasi dapat terus eksis di kalangan masyarakat. Sistem koperasi menurut Ruhimat, sangat melekat dengan jiwa masyarakat Indonesia khususnya di Kabupaten Subang yaitu jiwa gotong royong.

Sedangkan Sekretaris Kementerian Koperasi dan UMKM RI Prof. Rully Indrawan, M.Si, menyampaikan , pelaku UMKM dan Koperasi harus memunculkan kebanggaan atas koperasi. Bisnisnya berbicara tentang kepercayaan atau trust. Prof Rully menegaskan, koperasi harus berani keluar dari labirin kebiasaan. “Saat ini bisnis operasi di banyak tempat sudah mulai digital. Bisnis juga dapat lebih efisien dengan menggunakan digitalisasi. Maka dari itu jangan takut untuk berubah,” jelasnya.

BACA JUGA:  Kemah Santri Diniyah ke II, DPC FKDT Kabupaten Subang Tahun 2019

Dia berharap, Lembaga Pengelola Dana Bergulir Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM), juga dapat bekerja lebih cepat dan fokus mengurusi koperasi. “Sekarang LPDB diutamakan untuk melayani koperasi. Dalam layanannya yang tadinya 16 tahapan, saat ini tinggal tiga tahapan,” tandasnya.(idr/vry)