Soal Pilkades, Ratusan Warga Desa Mayangan Kepung Kantor Kecamatan, Ini Penyebabnya

Desa Mayangan Kecamatan Legonkulon
YOGI MIFTAHUL FAHMI/PASUNDAN EKSPRES DEMO: Masyarakat Desa Mayangan saat mendatangi Kantor Kecamatan Legonkulon memprotes panitia Pilkades Mayangan.

SUBANG-Ratusan masyarakat Desa Mayangan Kecamatan Legonkulon, mendatangi kantor Kecamatan Legonkulon. Mereka memprotes tidak fair-nya, panitia Pilkades di Desa Mayangan terhadap calon yang mereka dukung. Sebab, calon dan pendukung merasa dirugikan akibat berkas syarat calon yang bocor sebelum tahapan verifikasi faktual.

H Hermansyah yang diberikan kuasa untuk menindaklanjuti kasus ini mengatakan, masyarakat mendatangi kantor Kecamatan Legonkulon, untuk mengadukan terkait tidak fair-nya panitia Pilkades serta BPD di Desa Mayangan, pada salah satu bakal calon Kades Mayangan. “Adanya pergerakan massa dari Mayangan ini, untuk menyampaikan mosi tidak percaya pada panitia pilkades. Masyarakat meminta panitia ini dibubarkan dan tahapan diulangi,” kata Hermansyah.

Ia menyampaikan, pangkal masalahnya adalah panitia Pilkades diduga membocorkan berkas salah satu bakal calon ke luar, sehingga ramai di media terkait adanya informasi berkas ijazah palsu. Disamping itu, juga ada dugaan tidak netralnya panitia dan memihak pada salah satu bakal calon. “Makanya kami mengawal ini, agar pelaksanaan pilkades juga bisa dilaksanakan dengan tertib lancar dan sesuai dengan aturan dan tahapan. Di samping itu, agar kondusivitas di lapangan terjaga,” imbuhnya.

BACA JUGA: 10 Makanan Tradisional Khas Indonesia dan Daerah Asalnya

Dari hasil audiensi bersama dengan Camat Legonkulon yang termasuk dalam kepanitiaan Pilkades di tingkat kecamatan, dihadiri muspika serta BPD dan panitia Pilkades Mayangan, hasilnya panitia Pilkades Mayangan dan panitia pilkades Kecamatan Legonkulon akan terlebih dahulu berkoordinasi dan berkonsultasi dengan Dispemdes terkait permasalahan yang ada di Desa Mayangan.

“Informasinya mereka akan konsultasi dahulu terkait kelanjutannya ini bagaimana. Sebab, kita juga tidak ingin hal-hal atau gesekan terjadi di masyarakat atas kasus yang mencuat ini. Sebab di kalangan masyarakat ini sudah ramai dan diperlukan antisipasi sejak dini,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Jawara Niaga Dipamerkan Pada Festival Literasi Jawa Barat

Berita berlanjut di halaman berikutnya…