Sulit Data Penerima Bantuan Covid-19 dari Gubernur

Kepala Desa Cirangkong, Asep Sutia.

Kades Menyebut Masyarakat Mengira Semua Mendapatkan

CIJAMBE-Kepala Desa Cirangkong, Asep Sutia mengakui kerepotan saat mendata bantuan untuk masyarakat yang terdampak Covid-19 dari Gubernur Jawa Barat Ridwan kamil.
Menurut Asep, nyaris setiap masyarakatnya salah persepsi terkait bantuan tersebut.

Masyarakat menganggap semua kebagian, padahal kan tidak. Ada kategori-kategorinya, ada kuota per desa juga. Ya khawatir ada cemburu sih memang di masyarakat, tapi kami hanya melaksanakan tugas saja agar yang mendapat bantuan memang masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” jelasnya kepada Pasundan Ekspres ditemui di kantornya, Senin (6/4).

Dia mengatakan, data yang terdahulu terkait masyarakat yang tergolong penerima bantuan, sudah usang dan harus diperbaiki. Asep mengatakan, mungkin saja diantara masyarakat ekonomi rendah itu sudah pindah domisili, ada yang mengalami peningkatan ekonomi, atau bahkan ada yang meninggal. Maka untuk mengantisipasi hal-hal tersebut dirinya sudah mengintruksikan setiap RW untuk mendata ulang warganya.

“Sekarang mau tidak mau harus didata ulang dan kita sedang lakukan pendataan ulang tersebut agar bantuan tepat sasaran,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu juga dia berpesan agar persepsi di masyarakat bisa sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Gubernur Jawa Barat. Dia juga sudah berpesan pada pendata (petugas) di desanya agar juga menyampaikan kekeliruan persepsi di masyarakat tersebut.

Menurutnya hal tersebut sangat penting diberitahukan, mengingat bantuan bagi masyarakat yang terdampak Covid-19 dari Gubernur Jawa Barat, hanya untuk masyarakat tidak mampu.

“Sambil pendataan saya juga sudah pesan pada petugas yang mendata, agar meluruskan persepsi di masyarakat mudah-mudahan saja mereka paham,” pungkasnya.(idr/ysp)