Tindak Lanjuti Pembangunan Jalan Cilamaya Patimban, Pemda Dialog dengan Warga di Pantura

SUKASARI– Tindak lanjuti rencana pembangunan jalan akses Cilamaya Patimban, Bupati Subang H. Ruhimat berdialog dengan para Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) sewilayah KPH Pamanukan di Desa Sukamaju, Kecamatan Sukasari, Rabu (9/9).

Bupati Subang H Ruhimat dalam keterangannya menyampaikan keinginan dari pemerintah Kabupaten Subang untuk membuka jalan akses Cilamaya menuju Patimban. H. Ruhimat memandang, jika jalan akses tersebut dapat dibuka, diharapkan akan ada geliat ekonomi yang berdampak pada masyarakat terkait keberadaan Pelabuhan Patimban.

“Kalau jalan akses ini jadi, Bapak Ibu bisa membuka warung dan berjualan di dekat Jalan, karena ini jalan akses bukan jalan tol ya, belum lagi jika ada akses nilai tanah hak milik juga diperkirakan akan terkatrol naik,” ucap H. Ruhimat.

Meski begitu, Pemda Subang tetap berupaya untuk mendengarkan saran dan masukan sebelum dilaksanakannya pembangunan tersebut. “Sebab mungkin kan kondisinya di wilayah pantura ini banyak tanah-tanah tambak yang digarap oleh masyarakat, nah tadi juga ada masukan, sebab kita tidak ada dana untuk pembebasan lahan, tapi akan kita coba diskusi lagi dengan DPRD Subang terkait dana ini,” ucapanya.

Sementara itu, Dandim 0605 Subang Letkol Edi Maryono memberikan sedikit cerita, ketika melakukan program Tentara Manungggal Membangun Desa (TMMD) di Jalan Cipeundeuy-Serangpanjang, pada awalnya warga sempat menolak pembukaan jalan yang akan melewati hak milik.

“Namun karena Pak Bupati tak ingin berkonflik dengan rakyat, akhirnya jalur dibelokkan dan sedikit memutar, nah setelah tau itu jalan lebarnya hingga 20 meter, warga malah ingin jalan itu persis berada di depan rumahnya,” cerita Letkol Edi.

Sebab, ia melihat, ada niat baik dari Pemda Subang khususnya Bupati Subang H Ruhimat dalam hal upaya peningkatan taraf ekonomi dan hidup masyarakat melalui peningkatan infrastruktur dengan melakukan pembangunan jalan baru.

“Makanya kami sangat mendukung, nah ketika kemarin dilaksanakan diatas, kita mulai berpindah untuk mengerjakan rencana pembangunan jalan di wilayah utara, tentu tujuannya untuk memberikan manfaat ekonomi dan manfaat lain termasuk upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat wilayah pesisir pantai,” ungkap Edi.

Lalu, salah satu Warga Endi Suhendi mengharapkan agar Pemda dapat memahami dan memberikan nilai ganti untung terhadap lahan-lahan tambak warga. Sebab, meskipun tanah tersebut milik Perhutani, namun banyak warga juga petambak yang sudah lama menggarap lahan tersebut dan menjadi sumber penghasilan. “prinsipnya kami sangat mendukung, tapi kami harapkan ada sedikit ganti untung dari Pemda,” ucapanya.

Turut mendampingi Dandim 0605 Subang Letkol Arhanud Edi Maryono, Kadis Kelautan dan Perikanan Subang, Kadis PUPR Kabupaten Subang, Sekdis Pertanian Kabupaten Subang, Waka Administrasi Perhutani Purwakarta, serta Muspika Kecamatan Sukasari Para Kepala Desa Kecamatan Sukasari dan warga serta para Ketua LMDH. (adv/ygi/ded)