Mencari Alternatif Pendidikan Vokasi

Mencari Alternatif Pendidikan Vokasi
0 Komentar

Apakah tujuan menyiapkan manusia ungul berkarakter, takwa dan cerdas telah pupus? Masih ada dalam dokumen namun miskin implementasi terlindas kepentingan ekonomi. Tentu hal ini tak mengherankan sebab saat ini kita hidup dalam sistem kapitalis di mana manfaat diukur oleh produktivitas ekonomi. Pendidikanpun tak lepas dari paradigma ini. Sejatinya ada bahaya yang harus diwaspadai dari paradigma dan kebijkan melibatkan industri dalam pendidikan. Kooptasi sumber daya manusia oleh industri akan melemahkan negara dalam memberdayakan dan memanfaatkan sumber daya manusia untuk kepentingan lebih besar daripada sekedar kepentingan ekonomi.

Adakah sistem alternatif untuk pendidikan yang ideal? Tentu. Kita bisa menoleh pada sistem pendidikan yang telah diterapkan oleh pemerintahan Islam. Dengan asas Islam sistem pendidikan ini bertujuan untuk tiga hal, yakni;

1. Membangun kepribadian yang Islami. Yaitu pola pikir dan pola sikap berdasarkan Islam.
2. Membekali dengan ilmu tsaqofah maupun ilmu sains.
3. Memberi bekal ilmu dan keterampilan untuk mengarungi kehidupan

Baca Juga:Heran, Non Muslim Bisa Mengajar di MadrasahPemanfaatan Lahan Sesuai Syariah

Pendidikan vokasi dalam sistem Islam dirancang untuk mempersiapkan teknisi spesialis dalam teknologi modern untuk kemaslahatan umat. Pengembangan pendidikan vokasi disesuaikan dengan kebutuhan lingkungan dan memperhatikan kawasan lokal apakah di daerah industri, pertanian dan perdagangan, pegunungan, dataran rendah, pesisir, daerah panas atau daerah dingin. Tujuannya adalah untuk mendidik mereka agar menjadi b yang kompeten dalam ilmu dan praktik. Penyelenggaraan pendidikan dilakukan oleh negara. Pelibatan pihak industri dibatasi dengan kerangka pemanfaatan sumber daya dalam negeri untuk kemaslahatan warga negara.

Demikianlah kurikulum pendidikan vokasi dalam Islam. Memiliki kepribadian yang Islam sebagai tujuan pokoknya seiring sejalan dengan pembentukan generasi yang memiliki kemampuan dan keterampilan yang mumpuni. Semuanya diselenggarakan demi kemaslahatan umat. Sistem pendidikan ini hanya ada dalam sistem Islam yakni negara Islam yang dipimpin oleh seorang khalifah. Karenanya kembali kepada sistem yang mampu menjamin kemaslahatan umat adalah langkah awal mewujudkan sistem pendidikan yang ideal.

Wallaahu a’lam bishshawaab.

Laman:

1 2
0 Komentar