Pendidikan Kala Pandemik : Mengapa Ranking Kelas Bisa Berubah Signifikan Saat Sekolah Online?

Pendidikan Kala Pandemik : Mengapa Ranking Kelas Bisa Berubah Signifikan Saat Sekolah Online?
0 Komentar

Berikut merupakan beberapa faktor yang dapat mempengaruhi keberhasilan kegiatan belajar siswa secara online :

  1. Fasilitas belajar, sudah menjadi hal umum jika fasilitas belajar seperti alat komunikasi contohnya HP atau Laptop serta Internet menjadi hal mutlak untuk bisa mengikuti pembelajaran online. Siswa yang memiliki fasilitas terbatas tentunya akan kesulitan mengikuti kegiatan belajar tersebut, misalnya saja jika kendala jaringan yang kurang baik, jangan pernah berharap siswa untuk aktif bicara saat kelas online, mungkin saja siswa pun kesulitan mendengarkan gurunya saat menjelaskan materi pelajaran. Selain itu, fasilitas sumber belajar seperti buku materi pun sangat mempengaruhi hasil belajar siswa dirumahnya
  2. Kondisi orang tua, setiap anak memiliki kondisi orang tua yang beragam. Ada yang kedua orang tuanya bekerja seharian, ataupun hanya ayahnya yang bekerja sedangkan ibunya seorang ibu rumah tangga. Maka ada kemungkinan siswa dengan ibu yang seorang ibu rumah tangga memiliki keberhasilan belajar online yang maksimal karena ada sosok orang dewasa yang membantunya belajar atau hanya sekedar mengawasinya belajar. Hal itu baru dua kemungkinan, tentunya masih banyak beragam kondisi orang tua siswa yang sangat mempengaruhi kegiatan belajar siswa di rumahnya.
  3. Manajemen diri, merupakan kemampuan siswa untuk mengatur dirinya sendiri secara pribadi. Manajemen diri disini berkaitan dengan aktivitas belajar siswa. Terkadang kondisi rumah yang sangat jauh berbeda dengan sekolah membuat siswa kurang terbiasa untuk belajar, bahkan menganggap jika rumah bukan tempatnya belajar. Hal ini tentunya perlu manajemen diri siswa tersebut untuk untuk mau melangkan waktunya belajar sesuai dengan porsi akademiknya masing-masing tanpa harus diingatkan oleh orang tuanya. Setiap siswa pastinya memiliki kemaampuan manajemen diri yang berbeda yang akan mempengruhi hasil belajarnya.
  4. Motivasi siswa, kegiatan belajar secara tatap muka memiliki banyak kelebihan, salah satunya adalah interaksi siswa di kelas yang yang merupakan momentum siswa untuk belajar menjadi mahluk sosial (berdampingan dengan yang lain). Terkadang interaksi antar siswa ini memunculkan beberapa motif yang nantinya akan memotivasi siswa dalam kegiatan belajar seperti ingin dipuji oleh teman sekelasnya, ingin terlihat paling hebat atau paling pintar, ingin mencari perhatian dari teman-temannya dsb. Motif-motif tersebut secara tidak langsung membentuk kepribadian siswa, sehingga kita mengenal siswa yang aktif dan pendiam. Namun, kondisi belajar online ini membatasi aktivitas sosial siswa yang kemungkinan juga menyurutkan motivasi-motivasi siswa tersebut, sehingga jangan heran jika siswa yang terkadang aktif dikelas menjadi sedikit lebih pendiam saat pembelajaran online, karena mungkin saja siswa tersebut menganggap pembelajaran online ini seperti belajar sendiri tanpa ada teman-teman yang lain.
  5. Gaya belajar, dalam dunia pendidikan kita mengenal banyak gaya belajar seperti gaya belajar visual, audio dsb. Kegiatan belajar online sangat membatasi gaya belajar siswa, sehingga siswa yang kurang diuntungkan gaya belajarnya akan kesulitan dibandingkan siswa yang lebih cocok gaya belajarnya dengan pembelajaran online. Hal ini juga akan berakibat pada keberhasilan siswa tersebut dalam memahami materi pelajaran.
0 Komentar