Macam-Macam Penyerbukan Lengkap Proses dan Contohnya

Macam-Macam Penyerbukan Lengkap Proses dan Contohnya
Macam-Macam Penyerbukan Lengkap Proses dan Contohnya

Macam-Macam Penyerbukan Berdasar Prosesnya

Macam-macam penyerbukan yang sangat penting dalam proses reproduksi atau proses pembuahan tumbuhan untuk berkembang biak.

Macam penyerbukan adalah salah satu proses utama dalam reproduksi seksual suatu tanaman/tumbuhan. Macam penyerbukan teresebut dibagi mulai dari proses, asal serbuk sari, hingga agen penyerbukan, penyerbukan perantara.

Macam penyerbukan tentu diklasifikasikan berdasar asal serbuk sari, serta cara serbuk sari yang berpindah dari bunga dengan spesies yang sama.

Sebab, tumbuhan atau tanaman termasuk makhluk hidup, yang mana semua organisme hidup tentu mempunyai satu tujuan utama yang sama, yakni meneruskan informasi genetik ke generasi berikutnya dengan menciptakan keturunan yang baru.

Agar benih penghasil keturunan dapat terjadi, tentu terlebih dahulu melalui proses penyerbukan. Tanaman berbunga menghasilkan biji, yang membawa informasi genetik dari induknya dan berkembang menjadi tanaman baru.

Berikut Macam-macam Penyerbukan

Macam-Macam Penyerbukan Lengkap Proses dan Contohnya
Macam-Macam Penyerbukan Lengkap Proses dan Contohnya

Macam-macam penyerbukan, seperti dilansir dari liputan6, merdeka dan study ini perlu kamu fahami untuk pembelajaran di Sekolah khususnya, Sebelum itu kita fahami dulu tentang Penyerbukan tumbuhan,

Penyerbukan disebut juga polinasi, serapan bahasa Inggris, Pollination. Penyerbukan adalah salah satu hal penting proses reproduksi tumbuha/tanaman yang berbiji.

Sebab pada tumbuhan generative mempunyai alat perkembangbiakan berupa putik (betina) dan benang sari (jantan). Penyerbukan yang berhasil akan diikuti dengan tumbuhnya buluh serbuk yang memasuki saluran putik menuju bakal biji.

Seperti dilansir dari Merdeka yang melansir dari Study, setelah serbuk sari mendarat di kepala putik, mereka membuat tabung serbuk sari melalui panjang tangkai atau tangkai yang menghubungkan kepala putik dan ovarium.

Lalu butir serbuk sari mengirim sel sperma dari butir ke ovarium. Sehingga akan terjadi pembuahan yang menghasilkan pembentukan benih. Benih dilepaskan dari tanaman induknya kemudian tumbuh menjadi tumbuhan untuk melanjutkan siklus reproduksinya dengan metode penyerbukan tersebut.

BACA JUGA:  SD PIT Bhaskara Raih Juara Umum FLS2N, OSN, KOSN dan PAI tingkat Kecamatan Subang

Macam Penyerbukan Berdasar Prosesnya

Kleistogami (penyerbukan tertutup)

Kleistogami ialam macam penyerbukan yang terjadi ketika putik diserbuki oleh serbuk sari dari bunga yang sama. Penyerbukan tertutup dapat terjadi ketika putik dan serbuk sari masak sebelum bunga mekar. Dapat terjadi juga saat konstruksi bunga menghalangi terjadinya penyerbukan silang. Contohnya adalah tumbuhan yang melakukan penyerbukan tertutup seperti bunga telang dan bunga turi.

Kasmogami (penyerbukan terbuka)

Kasmogami terjadi pada saat putik diserbuki oleh serbuk sari dari bunga yang berbeda. Bisa terjadi apabila putik dan serbuk sari masak setelah bunga mekar. Penyerbukan tersebut bisaterjadi baik di antara putik dan serbuk sari bunga yang sama maupun berbeda. Sebagian besar kasmogami berakibat pada penyerbukan silang. Contoh peyerbukan terbuka sangat banyak seperti pada tumbuhan jagung, rambutan, mawar, jambu, dan banyak lagi.

Macam penyerbukan berdasarkan asal serbuk sari

Autogami (penyerbukan sendiri)

Autogami dikenal juga dengan istilah pembuahan sendiri (self-fertilization) yaitu pembuahan yang dihasilkan dari sel telur dan sperma dari tanaman yang sama. Ciri-ciri penyerbukan sendiri bunganya termasuk bunga sempurna yang memiliki kelamin jantan dan betina dalam 1 bunga saja.

Contoh tumbuhan yang melakukan penyerbukan sendiri antara lain adalah mangga, jambu, bunga turi, bunga sepatu, rambutan, bunga telang, dan lain-lain.

Geitonogami (penyerbukan tetangga)

Macam penyerbukan ini terjadi di antara serbuk sari dengan putik pada bunga yang berbeda tetapi masih dalam satu tanaman. Geitonogami dapat terjadi pada bunga sempurna maupun pada bunga yang tak sempurna tetapi berumah satu (monoecious).

Penyerbukan tetangga ini terjadi karena bunga jantan dan bunga betina pada tumbuhan tersebut tidak berada dalam satu bunga, sehingga membutuhkan 2 bunga dalam tumbuhan yang sama untuk melakukan proses penyerbukan.

BACA JUGA:  606 Siswa SMKN 1 Plered Ikuti MPLS, Mengenalkan Fasilitas dan Program Sekolah

Contoh tumbuhan yang melakukan penyerbukan tetangga antara lain adalah jagung, padi, kelapa, kelapa sawit, mawar merah, mawar putih, dan lain-lain.

Macam penyerbukan berdasarkan asal serbuk sari

Alogami (penyerbukan silang)

Alogami disebut juga pembuahan silang, merupakan peristiwa pembuahan yaitu bertemunya sperma dari serbuk sari dengan sel telur dalam bakal biji tumbuhan lain yang masih dalam jenis yang sama. Artinya serbuk sari jatuh ke kepala putik bunga lain yang berbeda tumbuhan, tapi masih sejenis.

Contoh tumbuhan yang melakukan penyerbukan silang antara lain adalah melinjo, kamboja, pinus, mawar, dan lain-lain. Umumnya semua tumbuhan bisa melakukan penyerbukan silang, khususnya dengan bantuan manusia.

Hibridogami (penyerbukan bastar)

Penyerbukan bastar merupakan proses penyerbukan di mana serbuk sari berasal dari bunga lain pada tumbuhan lainnya yang berbeda jenis atau setidaknya mempunyai satu sifat beda. Pada prosesnya, serbuk sari jatuh ke kepala putik bunga lain yang berbeda varietas. Penyerbukan bastar umumnya akan menghasilkan varietas maupun spesies baru.

Contoh tumbuhan yang melakukan penyerbukan bastar seperti mawar merah dengan mawar putih, lili kuning dengan lili merah mudah, jambu batu merah dan jambu batu putih, dan lain-lain.

Macam penyerbukan berdasarkan perantara

Anemogami (penyerbukan dengan angin)

Macam penyerbukan anemogami terjadi ketika angin meniup serbuk sari sehingga terlepas dari tangkainya sehingga ia dapat masuk ke dalam kepala putik. Penyerbukan dengan bantuan angin umumnya terjadi pada bunga dengan mahkota kecil dan warnanya tidak mencolok.

Selain itu, bunga pada penyerbukan ini biasanya tidak mempunyai kelenjar madu (nektar), serbuk sarinya ringan, kepala putiknya besar, mempunyai tangkai sari yang panjang, dan jumlah serbuk sarinya banyak. Contoh tumbuhan yang melakukan penyerbukan dengan bantuan angin antara lain adalah kelapa, rumput, jagung, padi, kelapa sawit, dan lain-lain.

BACA JUGA:  300 Peserta Ikuti Seminar Pandu Desa Digital

Zoidiogami (penyerbukan dengan hewan)

Macam penyerbukan ini bisa terjadi pada bunga tumbuhan karena bantuan hewan seperti kupu-kupu, lebah, kelelawar, siput, burung, atau serangga lainnya. Penyerbukan dengan bantuan hewan umumnya terjadi pada tumbuhan dengan bunga yang menarik. Ciri-cirinya bunga memiliki mahkota berukuran besar serta warna mahkotanya yang mencolok dan berwarna-warni.

Selain itu, biasanya bunganya memiliki bauh harum dan memiliki kelenjar madu (nektar). Penyerbukan dengan bantuan hewan termasuk jenis penyerbukan yang paling banyak terjadi. Contoh tumbuhan yang melakukan penyerbukan dengan bantuan hewan antara lain adalah mawar, melati, kenangan, sepatu, dan lain-lain.

Hidrogami (penyerbukan dengan air)

Proses penyerbukan ini terjadi karena bunga tumbuhan terendam air, bisa juga terjadi karena terkena air hujan, atau karena tumpahan air lainnya. Hal ini membuat serbuk sari rontok dan mendekati kepala putik. Tidak ada ciri khusus bunga yang melakukan penyerbukan jenis ini.

Contoh tumbuhan yang melakukan penyerbukan dengan bantuan air antara lain adalah ganggang, hydrilia, dan lain-lain.

Antropogami (penyerbukan dengan manusia)

Macam penyerbukan ini bisa terjadi pada bunga tumbuhan karena campur tangan manusia. Ada beberapa tumbuhan yang tidak memungkinkan terjadinya proses penyerbukan jika tidak dibantu oleh manusia. Ciri-ciri tumbuhannya adalah memiliki serbuk sari dan kepala putik yang tidak dalam satu bunga tunggal, serta serbuk sarinya sulit rontok.

Contoh tumbuhan yang melakukan penyerbukan dengan bantuan manusia antara lain adalah salak, vanili, semangka, buah naga, dan lain-lain.