Menilik Seperti Apa Pendidikan Pada Zaman Dahulu, Khususnya di Zaman Kerajaan

Seperti Apa Pendidikan Pada Zaman Dahulu
Seperti Apa Pendidikan Pada Zaman Dahulu

PASUNDAN EKSPRES- Menilik seperti apa pendidikan pada zaman dahulu, khususnya di zaman kerajaan.

Pendidikan telah menjadi bagian penting dalam kehidupan manusia sejak zaman dahulu kala. Bahkan, di zaman kerajaan besar seperti Sriwijaya dan Majapahit, pendidikan telah diterapkan dan berkembang dengan ciri khas masing-masing.

 

 

Menilik Seperti Apa Pendidikan Pada Zaman Dahulu, Khususnya di Zaman Kerajaan
Menilik Seperti Apa Pendidikan Pada Zaman Dahulu, Khususnya di Zaman Kerajaan

Pada masa Kerajaan Sriwijaya, pendidikan lebih banyak berkaitan dengan agama Buddha dan penyebarannya ke Asia Tenggara.

Di sisi lain, pendidikan pada zaman Majapahit dipengaruhi oleh pandangan hidup agama Hindu-Buddha.

 

Baca juga: Edukasi Pendidikan Menggunakan Game Berbasis Android

 

Tujuan pendidikan pada zaman kerajaan.

Tujuan pendidikan pada kedua zaman ini adalah untuk mempersiapkan masyarakat agar mampu menjalankan tugas keagamaan serta memenuhi kebutuhan individu dan sosial.

Sistem pendidikan pada zaman Sriwijaya dan Majapahit dapat dipandang dari beberapa aspek, antara lain pendidik, peserta didik, media pendidikan, metode pendidikan, kurikulum, dan organisasi pendidikan.

Pendidik pada zaman ini sebagian besar adalah kaum Brahmana atau para pendeta keraton yang mengajarkan ilmu-ilmu seperti teologi, sastra, bahasa, dan ilmu bermasyarakat.

Sedangkan peserta didik dibagi menjadi ahli waris dan kaum ningrat yang akan dididik oleh kaum Brahmana, serta masyarakat biasa yang akan dididik oleh guru pertapa.

Baca juga: Hari Pendidikan Nasional, Ini Dia Tokoh Tokoh Penting Pendidikan di Indonesia

 

Metode dan materi pendidikan

Media pendidikan pada zaman Sriwijaya dan Majapahit terutama terpusat pada pusat teologi Buddha di pulau Jawa dan kerajaan Sriwijaya di Sumatera.

Metode pendidikan dilakukan melalui pembelajaran dari guru ke siswa dalam jumlah terbatas dalam sebuah sekolah.

Materi pelajaran pada zaman ini meliputi ilmu-ilmu teologi, sastra, bahasa, dan ilmu-ilmu bermasyarakat, serta ilmu perbintangan, ilmu perhitungan waktu, dan ilmu pasti.

Meskipun sistem pendidikan pada zaman Sriwijaya dan Majapahit memiliki keunggulan tersendiri, namun ada beberapa ketidakadilan terutama dalam hal pembagian kesempatan untuk mendapat pendidikan.

Hanya golongan atas yang memiliki kesempatan untuk mendapatkan pendidikan, sedangkan golongan bawah terbatas dalam kesempatan untuk belajar.

Secara keseluruhan, sistem pendidikan pada zaman Sriwijaya dan Majapahit menjadi dasar penting bagi perkembangan pendidikan di Indonesia hingga saat ini.

Melalui peningkatan kualitas pendidikan, diharapkan generasi muda akan mampu memajukan bangsa Indonesia ke depannya.