Viral Dugaan PMI Asal Karawang Dijual Jadi Budak di Suriah

PMI Asal Karawang Dijual Jadi Budak di Suriah
0 Komentar

KARAWANG– Sebuah video yang terekam melalui kamera ponsel Dede Asiah Awing Omo (37), Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Karawang, menjadi viral di media sosial. Dalam video tersebut, Dede mengungkapkan bahwa dirinya menjadi korban perdagangan orang ketika hendak bekerja di luar negeri.

Menurut keterangan Kepala Disnakertrans Karawang, Rosmalia Dewi, pihaknya akan menelusuri dugaan perdagangan orang yang menimpa Dede Asiah.

“Coba kita telusuri ya kang terkait yang viral itu,” kata Kepala Disnakertrans Karawang, Rosmalia Dewi saat dikonfirmasi pada Senin (27/3).

Baca Juga:Tidak Direspon Koni, Pertina Subang Akan Minta Bantuan ke KemenporaEkskul Paskibra Jadi Program Unggulan SMKN 1 Cipeundeuy

Keluarga Dede juga diminta untuk membuat laporan ke kantor Disnakertrans. “Mangga (silahkan) pak keluarganya diminta buat laporan,” singkatnya.

Dalam video yang diunggahnya, Dede Asiah Awing Omo mengaku menjadi korban perdagangan orang saat hendak bekerja di Istanbul, Turki. Ia awalnya diiming-imingi gaji USD 600 per bulan untuk bekerja di Turki, namun ternyata dijual ke Suriah dengan harga USD 12.000.

Dede menjadi budak selama empat tahun dan diwajibkan untuk mengabdi kepada majikannya. Meski berat, ia bersabar menjalani pekerjaannya sebagai budak. Namun, setelah operasi cecar dan mengalami sakit perut yang terus-menerus, ia tidak kuat lagi. Dede mengadukan nasibnya kepada KBRI di Damaskus, namun laporannya tidak kunjung ditindaklanjuti.

Video Dede yang viral di media sosial menuai reaksi dari berbagai pihak, termasuk Bupati Karawang. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang mengenai tindak lanjut dari kasus ini.( aef/ded)

 

0 Komentar