PASUNDANEKPSRES.CO – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Purwakarta bersama unsur terkait menggelar Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) yang membahas rencana pembatasan angkutan barang di sejumlah ruas jalan strategis di Kabupaten Purwakarta, awal pekan kemarin.
Forum yang digelar di Aula PKB (Pengujian Kendaraan Bermotor) Lantai 3 Dinas Perhubungan Kabupaten Purwakarta tersebut, guna meningkatkan keselamatan berlalu lintas serta mengurangi kepadatan dan kerusakan jalan.
Diketahui, Kasatlantas Polres Purwakarta, AKP Muthia Khansa Nurwijaya memimpin langsung Forum LLAJ yang dihadiri Kepala Dinas Perhubungan beserta jajaran, perwakilan Dinas PUTR, Satpol PP, serta Bagian Hukum Setda Purwakarta.
Baca Juga:Petani di Subang Gropyokan Tikus Jaga Hasil Produksi Padi di Desa RangduPelayanan Pembuatan KTP di Kecamatan Pagaden Subang, Dekat Hemat dan Cepat
“Forum LLAJ memiliki sasaran utama membahas rencana pembatasan angkutan barang di ruas Jalan Cianting – Plered dan ruas Jalan Plered – Warungjeruk, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta,” kata Muthia saat dikonfirmasi, Rabu (14/1/2026).
Dalam forum tersebut, sambungnya, disepakati sejumlah poin penting. Di antaranya, rencana pembatasan angkutan barang sebagai tindak lanjut atas permohonan masyarakat guna mengurangi kepadatan arus lalu lintas, khususnya di sekitar kawasan Pasar Plered Warungkandang.
“Selain itu, kebijakan ini juga bertujuan untuk meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas serta kerusakan jalan akibat kendaraan bermuatan berat, terutama angkutan galian C,” ujarnya.
Sebagai solusi, lanjutnya, kendaraan angkutan barang direncanakan dialihkan melalui jalur Liunggunung – Cilalawi dengan pemasangan rambu larangan masuk di Simpang Citeko Plered.
Forum juga menyepakati perlunya koordinasi lanjutan dengan Bagian Hukum Setda Kabupaten Purwakarta guna penyusunan regulasi berupa peraturan daerah, serta pelaksanaan sosialisasi kepada masyarakat dan para pengusaha angkutan barang terkait rekayasa lalu lintas tersebut.
Terpisah, Kasi Humas, AKP Enjang Sukandi, menyampaikan bahwa Polres Purwakarta mendukung penuh langkah-langkah strategis yang mengedepankan keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
“Pembatasan angkutan barang ini merupakan hasil sinergi lintas sektor dan aspirasi masyarakat,” ucap Enjang.
Baca Juga:Konsisten dan Berkelanjutan, Green Action by Semua Senyum Indonesia Hijaukan Gunung RahayuRotasi Pejabat Kabupaten Bandung Barat, Bupati: Isi Kekosongan Akhir Januari
Ia menegaskan pihaknya mendukung kebijakan ini demi keselamatan pengguna jalan, kelancaran arus lalu lintas, serta upaya jaga lembur agar lingkungan tetap aman, tertib, dan nyaman.
“Melalui Forum LLAJ ini diharapkan terwujud sistem lalu lintas yang lebih tertib, aman, dan berkeselamatan, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat akan lingkungan jalan yang nyaman dan bebas dari potensi kecelakaan lalu lintas,” katanya.(add)
