PASUNDANEKSPRES.CO – Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail menegaskan pembangunan prioritas bakal tetap berjalan di tahun 2026 meskipun ada efisiensi besar-besaran.
Penyebabnya, adanya penurunan dana transfer daerah sekitar Rp 360 miliar yang berdampak terhadap fiskal di Kabupaten Bandung Barat (KBB).
“Kita dihadapkan pada keterbatasan fiskal dan tuntutan efesiensi anggaran, jadi setiap anggaran, rupiah yang dikeluarkan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Efesiensi bukan berarti mengurangi kualitas layanan, justru menuntut kita bekerja lebih cerdas terukur dan lebih bertanggung jawab,” kata Jeje.
Baca Juga:Pengepul Kulit Domba dan Kambing di Purwakarta Menjerit, Omzet Turun hingga 80 PersenKurangi Kepadatan dan Kerusakan Jalan, Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Purwakarta Bahas Pembatasan Angkut
Jeje membeberkan, perbaikan jalan di wilayah Bandung Barat akan kembali ditingkatkan pada tahun ini.
Sebab, perbaikan infrastruktur di sektor tersebut manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat sebagai akses mobilitas yang bisa memperlancar kegiatan perekonomian dan sebagainya.
“Perbaikan infrastruktur jalan terus berjalan untuk meningkatkan konektivitas dan mobilitas warga,” ucap Jeje.
Selain perbaikan jalan, kata dia, perbaikan bangunan-bangunan sekolah juga menjadi hal yang akan ditingkatkan tahun 2026.
Adik ipar artis sekaligus Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad itu ingin menjamin kegiatan belajar mengajar yang aman dan nyaman.
“Di sektor pendidikan, kami melanjutkan perbaikan ruang kelas agar proses belajar mengajar berlangsung lebih layak dan aman,” ujar Jeje.
Pelayanan kesehatan dan sampah menjadi dua hal lain yang menjadi fokus Jeje di tahun 2026.
Dia menegaskan, pelayanan kesehatan merupakan hal dasar masyarakat.
Baca Juga:Petani di Subang Gropyokan Tikus Jaga Hasil Produksi Padi di Desa RangduPelayanan Pembuatan KTP di Kecamatan Pagaden Subang, Dekat Hemat dan Cepat
Begitupun terhadap pengelolaan sampah, sistem yang terintegrasi akan terus diperkuat dengan lebih inovatif agar sampah-sampah di Bandung Barat dapat ditangani dengan lebih baik.
“Di bidang kesehatan, kami memperkuat kualitas pelayanan supaya masyarakat mendapatkan layanan yang cepat, ramah, dan terjangkau. Kemudian, sampah menjadi perhatian serius kami, dengan penguatan dari hulu hingga hilir agar lingkungan lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan,” tandasnya.
