Makan Bergizi Gratis di Indonesia Diklaim Meningkatkan Kesehatan dan Mendorong Kehadiran Siswa di Sekolah

Program makan gratis di Indonesia meningkatkan kesehatan dan mendorong kehadiran siswa di sekolah
ANTARA/HO-BGN/nbl.
0 Komentar

PASUNDANEKSPRES.CO – Program makan bergizi gratis (MBG) program unggulan Indonesia meningkatkan kesehatan anak dan mendorong partisipasi yang lebih besar dalam kegiatan sekolah, kata kepala Badan Gizi Nasional (BGN), sambil mendesak keluarga untuk mendukung upaya tersebut dengan pola makan yang lebih baik di rumah.

“Dengan MBG, anak-anak lebih antusias untuk pergi ke sekolah. Di beberapa daerah, mereka lebih bersemangat untuk ikut serta dalam kegiatan sekolah dan mereka jauh lebih sehat,” kata kepala BGN Dadan Hindayana dalam sebuah podcast yang dipantau pada hari Selasa, merujuk pada program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hindayana mengatakan program ini telah menjangkau lebih dari 58 juta penerima manfaat di seluruh negeri, termasuk ibu hamil dan menyusui, bayi, dan siswa dari prasekolah hingga sekolah menengah atas.

Baca Juga:Bolen Pizza Sijarwo, Inovasi UMKM Karanganyar yang Angkat Singkong dan Pisang LokalTop 5 Ekonomi Sepekan: Kata Menkeu soal Kenaikan Gaji ASN 2026 hingga Harga Emas Antam

Meskipun ada kemajuan, ia memperingatkan bahwa keberhasilan program dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia bergantung pada dukungan nutrisi berkelanjutan dari keluarga setelah jam sekolah.

“Tanpa dukungan seperti itu di rumah, program ini mungkin tidak akan berhasil,” kata Hindayana, menunjuk pada praktik umum yang merusak pola makan seimbang.

“Seringkali, orang tua memberi makan anak-anak mereka apa pun yang mereka sukai dan menuruti keinginan mereka, seperti makan nasi dengan mi instan, yang kurang memiliki nilai gizi yang memadai,” tambahnya.

Ia mengatakan setiap makanan harus mengandung nutrisi seimbang, termasuk energi, protein, lemak, dan serat yang cukup, untuk memenuhi kebutuhan gizi harian anak dan mendukung pertumbuhan yang sehat.

Untuk memperkuat dampak program tersebut, pemerintah berencana meningkatkan pendidikan publik, menargetkan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran tentang nutrisi yang tepat dan apa yang perlu dikonsumsi anak-anak pada setiap tahap perkembangan.

“Kami akan berupaya menciptakan program baru untuk membantu warga memahami kebijakan MBG,” kata Hindayana, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Inisiatif MBG, salah satu kebijakan sosial utama Presiden Prabowo Subianto, bertujuan untuk mengatasi kekurangan gizi dan stunting pada anak sekaligus meningkatkan kehadiran sekolah, khususnya di daerah miskin.

0 Komentar