DPRD  Jabar Dorong Penataan Lingkungan Menyeluruh Dari Hulu Hingga Hilir

DPRD Jabar Dorong Penataan Lingkungan Menyeluruh Dari Hulu Hingga Hilir .
Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Jawa Barat, Heri Ukasah Sulaeman, dalam kegiatan penanaman pohon.
0 Komentar

“Melalui evaluasi tentang pemanfaatan tata ruang, alih fungsi dapat segera dihentikan, hutan dapat dipertahankan, dan sawah produktif tetap dipertahankan,” kata Heri.

  • Penguatan Hulu Lewat Kawasan Hijau.

Selain pembenahan kebijakan, Heri menilai langkah konkret di sektor hulu juga perlu diperkuat. Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah memperluas kawasan hijau di berbagai wilayah.

Langkah tersebut dapat diwujudkan melalui penguatan gerakan penanaman pohon, khususnya di kawasan hutan, area perkebunan, serta lahan-lahan yang selama ini terbengkalai.

Baca Juga:2 Polisi Gugur Tertabrak Truk TNI di Bandung Barat, Kodam Siliwangi: Murni KecelakaanGempa Guncang Bekasi Dirasakan hingga Karawang, Kekuatan Capai M 2,7

Gerakan penanaman pohon dinilai tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Masyarakat hingga partai politik juga didorong untuk terlibat aktif dalam upaya tersebut.

Heri menyebutkan bahwa Fraksi Gerindra DPRD Jawa Barat turut mendukung penuh gerakan perbaikan lingkungan di sektor hulu, sejalan dengan program partai.

Program tersebut telah mulai dijalankan sejak awal Januari 2026. Para anggota legislatif Jawa Barat di masing-masing daerah pemilihan melaksanakan kegiatan penanaman pohon sebagai bagian dari komitmen tersebut.

  • Desa Produktif dan Infrastruktur Hilir.

Di Kabupaten Sumedang, kegiatan penanaman pohon tidak hanya difokuskan pada kawasan hutan. Area desa juga menjadi sasaran pelaksanaan program tersebut.

Untuk wilayah desa, penanaman pohon diarahkan pada upaya menjadikan desa sebagai kawasan yang tetap produktif. Jenis tanaman yang dipilih pun disesuaikan untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat desa.

Di sisi lain, Heri menegaskan dukungan legislatif Jawa Barat terhadap Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam pembenahan sektor hilir. Fokus perbaikan diarahkan pada peningkatan kualitas infrastruktur.

Dukungan tersebut mencakup penertiban bangunan liar serta pembenahan infrastruktur pengairan, termasuk pengerukan sungai, sebagai bagian dari langkah mengurangi risiko bencana di wilayah hilir.

RENDIKA MARFIANSYAH.

0 Komentar