Dua Wanita di Bulukumba Menista Al-Quran Berujung Minta Maaf, Alasannya: Kepentingan Konten!

Dua Wanita di Bulukumba Menista Al-Quran Berujung Minta Maaf, Alasannya: Kepentingan Konten!
Viral Live Facebook Pelesetkan Al-Qur’an, Dua Wanita di Bulukumba Minta Maaf-@lambe_turah-Instagram.
0 Komentar

PASUNDANEKSPRES.CO – Ada-ada saja kelakuan dua wanita ini yang viral menista kitab suci Al-Quran di Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel) menghebohkan publik.

Kedua wanita tersebut bernama Irmawati dan Indah Indriani, mereka berdua viral usai memelesetkan ayat suci Al-Quran saat melakukan siaran langsung di media sosial Facebook.

Warga yang resah dengan perilaku keduanua selama live Facebook itu memicu keresahan warga dan langsung ditangani aparat kepolisian.

Baca Juga:MotoGP Thailand 2026 Siap Digelar Pekan Ini, Cek Jadwal Balap dan Siaran Langsungnya!Kronologi dan Motif Mahasiswi UIN Suska Riau Dibacok Kapak, Diduga Cinta Ditolak

Menurut keterangan pihak kepolisian, aksi kedua wanita tersebut dilakukan karena kurangnya pemahaman agama dan hanya demi kepentingan konten media sosial.

Polisi Sebut Pelaku Tidak Paham Dampak Hukum

Kasat Reskrim Polres Bulukumba, Iptu Muhammad Ali mengungkapkan bahwa tindakan kedua pelaku terjadi akibat ketidaktahuan serta minimnya pemahaman terhadap norma agama dan aturan hukum.

Pihak kepolisian menyebut kasus dua wanita Bulukumba pelesetkan Al-Quran ini murni dipicu motif ‘kepentingan konten’ tanpa mempertimbangkan konsekuensi sosial maupun hukum.

Sebagai langkah awal penanganan kasus viral live Facebook di Bulukumba, polisi mempertemukan kedua wanita tersebut dengan tokoh agama setempat. Dalam pertemuan itu, pelaku menyampaikan permohonan maaf dan menerima nasihat secara langsung.

Kepolisian kemudian mengambil langkah pembinaan guna meredam potensi konflik di tengah masyarakat akibat kasus dugaan penistaan agama tersebut.

Polisi Bergerak Cepat Amankan Pelaku

Menanggapi keresahan publik atas video pelesetan ayat Al-Quran di Bulukumba, pihak kepolisian bergerak cepat mengamankan kedua wanita tersebut.

Koordinasi dilakukan dengan Polsek Ujung Loe untuk menghadirkan pelaku ke Mapolres Bulukumba.

Baca Juga:Kampus UIN Suska Riau Berdarah, Mahasiswi Dibacok Mahasiswa Berawal karena Dighosting Soal CintaBengkulu Jadi Provinsi Percontohan PRKBI, Percepat Transformasi Rendah Karbon di Daerah

Langkah cepat ini diambil untuk mencegah gejolak sosial yang lebih luas di masyarakat Sulawesi Selatan.

Video Sudah Dihapus, Namun Telanjur Viral

Dalam perkembangan kasus video viral Bulukumba, polisi mengungkapkan bahwa unggahan asli telah dihapus dari akun pelaku.

Akan tetapi rekaman tersebut terlanjur disalin dan disebarkan ulang oleh pengguna lain hingga viral di berbagai platform.

Penyebaran ulang video tersebut membuat kasus semakin meluas dan menjadi sorotan publik di Sulsel.

Hingga kini, kepolisian menyatakan belum menerima laporan resmi secara tertulis terkait dugaan penistaan agama di Bulukumba. Laporan yang diterima baru sebatas keluhan lisan dari warga yang merasa resah.

0 Komentar