Untuk mematangkan operasional embarkasi 2026, Kementerian Haji dan Umrah menggelar konsolidasi dengan para kepala daerah dan pemangku kepentingan di Banten.
Pertemuan tersebut dihadiri Wakil Gubernur, Wali Kota Tangerang, Wali Kota Tangerang Selatan, serta Bupati Tangerang.
“Hari ini secara khusus kita konsolidasi dengan kepala daerah dan para pemangku kepentingan lainnya agar semua siap ketika embarkasi ini resmi beroperasi,” ujarnya.
Baca Juga:Alasan Dedi Mulyadi Ajukan Pinjaman Daerah Rp 2 Triliun, Ungkap Rincian Penggunaan DanaKonflik Timur Tengah Memanas, Pemerintah Didesak Memediasi Masalah Asuransi dan Hotel di Tanah Suci
Pemerintah berharap, keberadaan embarkasi di Banten dapat meningkatkan kualitas layanan penyelenggaraan haji, baik dari sisi efisiensi waktu, pengurangan beban perjalanan, maupun kenyamanan jamaah lanjut usia.
Selain itu, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah juga diharapkan semakin kuat dalam memastikan seluruh tahapan ibadah haji berjalan lancar.
Dengan beroperasinya embarkasi Cipondoh mulai 2026, Banten menorehkan babak baru dalam sejarah penyelenggaraan haji di wilayahnya.
“Ribuan jamaah tak lagi harus melintasi batas provinsi untuk memulai perjalanan suci, melainkan dapat langsung berangkat dari tanah kelahiran mereka sendiri menuju Tanah Suci,” pungkasnya. Asrama Haji Banten Resmi Jadi Embarkasi Haji, 9.000 Jemaah Asal Banten Bisa Langsung Terbang ke Tanah Suci.
RENDIKA MARFIANSYAH.
