Balita yang Disandera Rentenir di Bekasi Juga Dijual Pelaku Lewat Status WA

Balita yang Disandera Rentenir di Bekasi Juga Dijual Pelaku Lewat Status WA
W, rentenir yang diduga kesal karena FS yang mengutang tak kunjung bayar, nekat melakukan tindak pidana. Selain penyanderaan, pelaku juga menjual anak balita FS melalui status WhatsApp (WA).
0 Komentar

PASUNDANEKSPRES.CO – Seorang balita berjenis kelamin laki-laki berinisial A dipasarkan oleh seseorang yang tidak dikenal identitasnya oleh pihak keluarga melalui status whatsapp.

Melihat hal tersebut membuat sang ibunda berinisial FS geram dengan apa yang dilakukan oleh pelaku sampai tega menjual anaknya.

Dalam status tersebut bertuliskan ‘Ada yang mau anak kah (laki-laki) usia delapan bulan’.

Baca Juga:FPI Minta Indonesia Keluar dari BoP, Habib Hanif Al Attas Singgung Israel yang Suka BerkhianatPramono Anung Bakal Tertibkan Kabel Semrawut di Jakarta, Perda Sudah Ditandatangani

“Ada teman kirim ke saya, kok anak saya diposting mau dijual. Tapi saya belum tahu siapa yang pasarkan,” tegas FS di Bekasi pada Kamis, 5 Maret 2026.

Saat itu FS cepat-cepat untuk mengamankan bukti berupa screnshoot dari foto yang dikirimkan oleh temannya. “Saya ada bukti, ini buat saya sakit hati!” ungkap FS.

Wanita berusia 36 tahun ini menduga anaknya diperlakukan begitu karena FS memiliki tunggakan sebesar Rp 1,3 juta.

Karena sebelumnya, balita ini diduga sempat disandera oleh seorang rentenir pada Minggu, 1 Maret 2026 malam sekira pukul 23.08 WIB

FS pun menerima kabar dari suaminya bahwa sang buah diduga sedang disandera karean tak kunjung membayar tagihannya. Untuk itu, rentenir ini pun berupaya melakukan segala cara agar berhasil menagih dari korban.

“Saya dikabari kalau anak saya itu seperti disandera. Katanya jangan dikasih dulu sebelum saya datang,” kata dia.

Merasa khawatir dengan kondisi anaknya, FS dan suaminya pun segera menyusulkan dari Bintara tempat anaknya dititipkan di Cakung dengan berjalan kaki.

Baca Juga:Tak Mau Gegabah Keluar dari Board of Peace, Prabowo Utamakan Jalur Diplomasi PerdamaianPersib Datangi Lokasi Longsor Cisarua, Donasi Ramadan Hadirkan Senyum Anak Penyintas

Setibanya mereka di lokasi, FS pun sempat beradu mulut dengan W sampai-sampai mereka diteriaki maling oleh rentenir ini.

“Dia (W) datang tolak pinggang sambil maki-maku saya dengan kata-kata binatang. Saya bilang ‘enak saja anak saya ditahan-taan, dijadikan jaminan,” ungkapnya.

Melihat kejadian tersebut, FS pun langsung membuat laporan ke Polres Metro Bekasi Kita pada Senin, 3 Maret 2026 pagi WIB.

Peristiwa itu juga tertulis dalam Laporan Polisi (LP) Nomor LP/B/785/III/2026/SPKT/POLRES METRO BEKASI KOTA/ POLDA METRO JAYA pada Minggu, 2 Maret 2026.

Ia berharap pihak kepolisian segera menindaklanjuti laporannya dan menangkap pelaku.

“Harapan saya pelaku segera ditangkap dan diproses hukum,” tutupnya.

0 Komentar