Politeknik STIA LAN Siapkan Smart Campus untuk Dukung Ekosistem Pembelajaran Digital

Politeknik STIA LAN Siapkan Smart Campus untuk Dukung Ekosistem Pembelajaran Digital.
KUNJUNGAN KERJA - Poliiteknik STIA Lembaga Administrasi Negara (LAN) menerima kunjungan kerja spesifik Komisi II DPR RI dalam rangka pengawasan penyelenggaraan sekolah kedinasan sekaligus membahas penguatan sumber daya manusia (SDM) aparatur sipil negara di Aula Politeknik STIA LAN Bandung, Rabu (11/3/2026).
0 Komentar

PASUNDANEKSPRES.CO – Politeknik STIA Lembaga Administrasi Negara (LAN) tengah mengembangkan konsep smart campus berbasis teknologi digital dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) guna memperkuat sistem pembelajaran bagi calon aparatur sipil negara (ASN).

Kepala Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia Muhammad Taufik mengatakan, pemanfaatan teknologi AI akan menjadi bagian penting dalam pengembangan sistem pembelajaran di Politeknik STIA LAN ke depan.

“Yang terkait dengan pemanfaatan teknologi AI nanti ini akan menjadikan Poltek ke depan sebagai smart campus. Pembelajaran di Poltek akan didukung dengan teknologi terutama artificial intelligence yang memungkinkan mahasiswa belajar dalam ekosistem pembelajaran yang lebih luas,” kata Taufik, Rabu (11/3/2026).

Baca Juga:Rocky Gerung Soroti Konsep 'Prabowonomics': Demokrasi Bukan Cuma Sekadar Alat Influencer Politik!Cek Besaran Zakat Fitrah 2026: Rp50.000 per Orang atau 2,5 Kg Beras, Kapan Waktu Terbaik Membayar?

Menurutnya, melalui konsep tersebut mahasiswa tidak hanya belajar secara konvensional, tetapi juga dapat menyesuaikan proses belajar sesuai minat dan kemampuan masing-masing.

“Mahasiswa memungkinkan untuk belajar secara customize, artinya sesuai dengan peminatan mereka dan kecepatan mereka belajar. Ini yang juga akan dilakukan secara customize,” ujarnya.

Selain itu, sistem pembelajaran juga akan berbasis data, termasuk dalam pengembangan kurikulum yang memanfaatkan masukan dari alumni melalui studi pelacakan lulusan.

“Sebagai smart campus nanti semuanya kita lakukan berbasis data. Pengembangan kurikulum akan dilakukan dari feedback alumni melalui tracer study. Ini menjadi bagian penting dari skenario pengembangan ke depan,” katanya.

Taufik menambahkan, dengan konsep smart campus tersebut Politeknik STIA LAN diharapkan menjadi bagian dari ekosistem pembelajaran yang lebih luas, khususnya dalam pengembangan aparatur negara di lingkungan Lembaga Administrasi Negara.

Menurutnya, konsep tersebut tidak hanya berfokus pada teknologi, tetapi juga pada pengembangan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan masa kini.

“Smart campus ini tidak hanya berkaitan dengan teknologi, tapi juga dengan skill yang paling update yang mampu menjawab tantangan terkini,” ujarnya.

Baca Juga:Jadwal Libur Nasional dan Cuti Bersama Nyepi 2026 Sesuai SKB 3 MenteriProduk RI Meningkat Jelang Idul Fitri, Pemerintah Tekan Barang Thrifting

Ia menjelaskan, sistem pembelajaran juga mulai diarahkan pada metode berbasis proyek untuk mendorong kemampuan mahasiswa dalam menghadapi berbagai persoalan kompleks.

“Sekarang penugasan tidak lagi berbasis paper, tetapi berbasis project untuk mendorong perilaku dan sikap mahasiswa agar memiliki top skill, seperti inovasi, kemampuan memimpin, dan kemampuan memecahkan masalah yang kompleks,” kata Taufik.

0 Komentar