Ribut Harga BBM Naik Imbas Konflik Iran-Israel, Begini Hitung-Hitungan Bappisus

Ribut Harga BBM Naik Imbas Konflik Iran-Israel, Begini Hitung-Hitungan Bappisus
Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aris Marsudiyanto memastikan tidak ada kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) usai harga minyak dunia melonjak.-Pertamina-
0 Komentar

PASUNDANEKSPRES.CO – Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aris Marsudiyanto memastikan tidak ada kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) usai harga minyak dunia melonjak.

“Tidak ada kenaikan harga BBM ya. Kemarin udah disampaikan sama Pak Bahlil,” kata Aris di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa, 10 Maret 2026.

Aries mengatakan pemerintah terus melakukan koordinasi dan perhitungan matang terkait dampak perang yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran terhadap perekonomian nasional.

Baca Juga:Seluruh Korban Longsor Sampah Bantar Gebang Ditemukan, SAR Hentikan Operasi PencarianBareskrim Tangani Laporan Dugaan Kekerasan Seksual di Pelatnas Panjat Tebing!

Untuk itu, ia meminta agar masyarakat tak usah khawatir dengan gejolak ekonomi usai terjadinya perang Iran, Israel dan Amerika Serikat.

“Semuanya sudah dihitung ya. Pada prinsipnya ekonomi Indonesia kuat, nggak usah khawatir ya. Dengan adanya gejolak-gejolak perang antara Amerika, Israel, Iran itu,” imbuhnya.

Ia menyebut fundamental ekonomi Indonesia kuat.

“Nggak ada masalah lah, fundamental ekonomi Indonesia kan kuat,” jelas Aris.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa pemerintah saat ini belum berencana menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi di tengah kenaikan harga minyak dunia akibat konflik Amerika Serikat (AS) dan Israel vs Iran.

“Sampai sekarang belum ada kebijakan untuk mengubah subsidi BBM, dalam pengertian menaikkan harga BBM,” kata Purbaya kepada wartawan di Jakarta, Senin.

Purbaya mengatakan pasokan minyak di dalam negeri masih cukup aman, sebagaimana pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.

Dia memastikan akan memantau perkembangan dalam sebulan ke depan dan mengambil keputusan ketika dibutuhkan.

Baca Juga:Awal Mula Kasus Mayat Wanita Mengering di Depok, Ternyata Dihabisi Suami SiriJadwal One Way dan Contraflow Arus Mudik Lebaran 2026 di Tol Trans-Jawa dan Tangerang-Merak

“Sekarang belum saatnya mengambil keputusan, karena uangnya masih cukup,” tambahnya.: Kepala Bappisus Pastikan Tak Ada Kenaikan Harga BBM Imbas Perang Iran-Israel

MUAMMAR QADDAFI

0 Komentar