PASUNDANEKSPRES.CO – Wisata pemandian air panas Sari Ater Hot Spring, Kabupaten Subang, masih menjadi primadona bagi wisatawan untuk mengisi libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Pantauan di lokasi pada Jumat (27/3/2026), sejak pagi hari kawasan wisata yang berada di kaki Gunung Tangkuban Perahu itu sudah dipadati ribuan pengunjung.
Mereka datang lebih awal agar bisa menikmati sensasi berendam air panas alami lebih lama.
Baca Juga:Ikuti Arahan Prabowo, TNI-Kemhan Rapat Revitalisasi Internal SatuanApes! Gegara Google Maps Ratusan Mobil Pemudik Nyasar ke Sawah di Sleman
Uap air belerang tampak mengepul dari kolam-kolam pemandian, berpadu dengan udara pegunungan yang sejuk. Suasana semakin ramai dengan aktivitas pengunjung yang berendam, bercengkerama bersama keluarga, hingga sekadar duduk santai menikmati panorama alam.
Mayoritas wisatawan mengaku bukan kali pertama berkunjung. Mereka datang kembali karena merasakan manfaat air panas alami yang dipercaya dapat merelaksasi tubuh hingga membantu meredakan berbagai keluhan seperti pegal-pegal, rematik, hingga gangguan kulit ringan.
Sebagian pengunjung memilih berendam penuh di kolam, sementara lainnya hanya merendam kaki atau menikmati pancuran air panas sebagai terapi relaksasi.
Tak sedikit pula keluarga yang membawa anak-anak karena lokasi wisata ini dinilai ramah dan aman.
Asri, wisatawan asal Padalarang, mengaku baru pertama kali datang bersama keluarga untuk mengisi libur Lebaran.
“Tempatnya bagus, air panasnya enak, dan bisa bawa anak-anak. Ini pertama kali ke sini,” ujar Asri saat ditemui Tribunjabar.id, Jumat (27/3/2026).
Hal serupa disampaikan Ratimin, pengunjung asal Bandung. Ia sengaja datang untuk mencoba manfaat air panas yang selama ini banyak direkomendasikan.
Baca Juga:Jadwal Siaran Langsung FIFA Series 2026 Tayang di TV Mana? Bisa Nonton Gratis, Cek Link Live StreamingProgram Dana Hibah Rp100 Juta Disorot DPRD Kota Bekasi, Penerima Harus Tepat Sasaran!
“Katanya kalau sudah beberapa kali berendam bisa membantu rematik. Ini baru pertama, jadi ingin coba dulu,” katanya.
Peningkatan jumlah pengunjung sudah terjadi sejak H-1 Lebaran. Data pengelola mencatat sekitar 1.300 wisatawan datang pada H-1, kemudian meningkat menjadi 3.500 orang pada hari pertama Lebaran.
Sementara pada hari kedua Lebaran, jumlah kunjungan melonjak tajam hingga menembus angka 10 ribu orang.
Pengelola bahkan menargetkan total kunjungan bisa mencapai lebih dari 14 ribu wisatawan dalam satu hari.
Public Relation Sari Ater, Iwan Herdiawan, mengatakan tren peningkatan ini menjadi indikator kuat bahwa wisata pemandian air panas masih menjadi pilihan utama masyarakat.
