PASUNDANEKSPRES.CO – Cyrus Margono harus merasakan kenyataan pahit usai Persija Jakarta kalah dari Bhayangkara Presisi 3-2 dalam laga debutnya pada Minggu, 5 April 2026.
Dengan begitu, Macan Kemayoran kian memperlebar jarak mereka dari pemuncak klasemen, Persib Bandung dan peringkat kedua, Borneo FC dalam kompetisi Super League 2025/2026.
Dalam pertandingan tersebut, Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza enggan memberikan komentar lebih rinci mengenai performa penjaga gawang.
Baca Juga:Hari Pertama TKA SMP Mendikdasmen Warning Soal KejujuranMelejitnya Harga Plastik Bikin Pedagang Bumbu Dapur Menjerit, Terpaksa Digabung Biar Hemat
Pelatih berpaspor Brazil ini akan memberikan evaluasi setelah ia menonton kembali rekaman pertandingan kemarin.
“Ya, saya perlu lihat lagi gol-golnya untuk dievaluasi. Saya rasa di saat seperti ini, saya harus melakukan koreksi di sesi latihan,” jelas Mauricio.
Menurutnya, tidak pantas seorang pelatih langsung mengkambing hitamkan pemainnya dari kekalahan yang diterima Persija Jakarta.
“Mereka semua adalah pemain profesional, jadi dia (pemain) harus bisa menilai diri sendiri, melakukan autokritik terhadap performanya,” tegasnya.
Lebih lanjut, Mauricio Souza menekankan bahwa analisis mendalam selepas pertandingan dilakukan untuk memperbaiki kelemahan dari setiap individu.
Dari situlah staf pelatih akan menentukan langkah koreksi yang perlu dilakukan tim.
“Setelah saya melihat rekaman pertandingan kembali, saya akan melakukan analisis mendalam. Di situlah saya bisa masuk ke dalam proses koreksi tersebut,” tekan dia.
Baca Juga:Persib Butuh 7 Kemenangan untuk Amankan Gelar Hattrick Juara Super League 2025/2026Komisi VII DPR RI Pastikan Kloter Pertama Jemaah Haji Berangkat 22 April 2026
“Siapa yang bermain bagus pasti tahu dia bermain bagus. Siapa yang bermain tidak maksimal hari ini, pasti dia juga menyadari bahwa dia tidak maksimal,” pungkas Mauricio.
Kendati demikian, Mauricio tetap optimis Macan Kemayoran dapat merebut puncak klasemen dari Persib Bandung.
Pasalnya, Persija Jakarta masih menyisakan dua pertandingan di musim terakhir Super Legue 2025/2026.
Kini, Persija Jakarta berada di urutan ketiga dengan perolehan 52 poin, berjarak 9 poin dari Persib Bandung dan 5 poin atas Borneo FC.
Pada pertandingan selanjutnya, Persija Jakarta akan menjamu Persebaya Surabaya.
Pertandingan tersebut diyakini akan menjadi laga yang sengit.
Mengingat kedua kubu perlu memenangkan pertandingan untuk memantapkan posisi mereka di klasemen Super League.
RENDIKA MARFIANSYAH.
