GoDaddy diretas Hacker, Jutaan Data WordPress Bocor

RAGAM-GoDaddy, merupakan salah satu raksasa hosting website yang melaporkan adanya pelanggaran data besar-besaran yang berdampak pada hampir 1,2 juta data pelanggan mereka.

Perihal tersebut terkuak dari informasi dari Komisi Sekuritas dan Pertukaran (SEC) Amerika Serikat (AS).

Menurut pengarsipan, perusahaan menemukan pelanggaran pada 17 November 2021 dengan “akses pihak ketiga” ke lingkungan hosting WordPress yang dikelolanya.

Berdasar arsip tersebut, GoDaddy mengidentifikasi adanya aktivitas mencurigakan di lingkungan hosting WordPress yang bernaung di bawah mereka dan sedang melakukan penyelidikan.

Pengajuan tersebut menyatakan bahwa akses pihak ketiga yang tidak sah terjadi menggunakan ‘kata sandi yang dikompromikan’.

Penyerang mendapatkan akses ke sistem penyediaan di basis kode lama untuk WordPress yang mereka kelola dan kemudian berhasil mengambil alih jutaan kata sandi atau password WordPress yang dikelola GoDaddy.

Sekedar diketahui, WordPress saat ini menjadi lebih dari sekedar situs blog.

WordPress menjadi infrastruktur bagi 42 persen website termasuk banyak media online ternama di banyak negara.

Oleh sebab itu, kapan pun keamanan WordPress terganggu, tentu hal ini jadi masalah besar bagi banyak pihak.

Dikutip dari Cnet, secara rinci, pelanggaran data tersebut membuka informasi 1,2 juta pelanggan WordPress terkelola baik yang aktif maupun yang tidak aktif, sejak 6 September 2021.

Layanan terkelola ini, merupakan hosting yang efisien dan dioptimalkan untuk membangun dan mengelola situs WordPress.