Pegadaian Pamanukan Sosialisasikan Tabungan Emas

RAPAT: Pimpinan Pegadaian Pamanukan Wawan Nurhasanuddin saat rapat dan sosialisasi bersama Paguyuban Sundawani di Kantor Pegadaian Pamanukan. YOGI MIFTAHUL FAHMI/PASUNDAN EKSPRES

Tabungan Emas Miliki Banyak Kemudahan dan Keunggulan

PAMANUKAN– PT. Pegadaian Persero Cabang Pamanukan Minggu (16/9) lalu turut berpartisipasi dalam kegiatan deklarasi Paguyuban Sundawani DPC Pamanukan, Subang yang mengusung tema “ Gerakan Untuk Mengembangkan Dan Melestarikan Budaya Dan Seni Sunda, Yang Merupakan Wujud Kearifan Lokal Dalam Menyelamatkan Budaya Bangsa”.

Dalam kesempatan tersebut, Pimpinan Cabang Pegadaian Pamanukan Wawan Nurhasanudin berharap semua element masyarakat Pamanukan dapat bekerjasama dan membangun generasi muda yang cinta dan sangat peduli terhadap budaya Sunda.

“Kalau bukan kita siapa lagi, jangan sampai budaya Sunda yang sangat bagus untuk pembangunan, ternyata generasi muda kita tidak mengenalnya,” kata Wawan.

Ia juga berharap, generasi muda tidak terpengaruh dan bisa memfilter budaya asing yang masuk dalam seni kehidupan. “Jangan sampai budaya asing justru merusak budaya Sunda,” ucapnya.

Untuk itu, dalam mendukung pelestarian dan pengembangan budaya Sunda, Pegadaian Pamanukan juga mensupport beraneka ragam acara diantaranya jalan santai, lomba mewarnai, lomba seni Jaipong.

Dalam kesempatan tersebut Wawan juga memberikan edukasi berupa sosialisasi produk investasi Tabungan Emas di Pegedaian dengan antusias peserta hampir 200 orang yang melakukan transaksi pembukaan tabungan emas saat deklarasi Paguyuban Sundawani tersebut.

“Saat ini realisasi tabungan emas di Pegadaian Pamanukan sampai kemarin sudah 2100 rekening tabungan dengan 2065 nasabah, Alhamdulillah cukup bagus dari target kita yakni sebanyak 2726 rekening” ucap Wawan.

Wawan menjelaskan, untuk membuka tabungan emas di Pegadaian sendiri sangat murah yakni dengan biaya Rp 60.000, fotokopi identitas diri sertamengisi formulir.

“Jadi 60.000 itu untuk biaya administrasi, biaya fasilitas titipan selama 12 Bulan, materai serta pembelian perdana emas mulai dari 0,01 gram, menabungnya juga bisa mulai dar 0,01 gram atau setara nilai uang Rp 6 ribu” ucap Wawan.

BACA JUGA:  Kisah Sukses Utisah, Bermodal Rp300 Ribu Bisa Rekrut IRT sebagai Karyawan

Ia menambahkan, banyak keuntungan yang bisa didapatkan dengan investasi tabungan emas ini yakni semisal saldo nasabah ingin diuangkan itu bisa asalkan saldonya melebihi dari satu gram. “Jadi seolah-olah nasabah menjual emasnya atau menggadaikan emasnya” jelasnya.

Selain itu, nasabah juga bisa mencetak emas beserta penerbitan sertifikatnya namun dengan minimal minimal saldo lebih dari 5 gram.

“Bisa juga nanti kalau misal minta desain perhiasan emas, jadi tabungan emas bisa langsung dijadikan perhiasan dan dikirim ke rumah nasabah,” lanjutnya.

Wawan mengungkapkan, layanan tabungan emas berupa top up saldo juga bisa dilakukan secara digital melalui Pegedaian digital service yang bisa didwonload melalui smartphone. “Ini sebenarnya cukup ringan, dan juga bisa langsung digadaikan lewat aplikasinya kita. Karena memang kita buatkan user sendiri untuk nasabah,” jelasnya.

Ia menjelaskan, selama ini animo masyarakat terhadap tabungan emas juga ini cukup tinggi. ” minat masyarakat cukup tinggi. Makanya kita terus kembangkan,” pungkasnya. (adv/ygi/ded)