Penyebab Paling Umum Traffic Blog dan Website Menurun, Bagaimana Cara Mengatasinya?

Penyebab Paling Umum Traffic Blog dan Website Menurun, Bagaimana Cara Mengatasinya?
Penyebab Paling Umum Traffic Blog dan Website Menurun, Bagaimana Cara Mengatasinya?

8 Penyebab Paling Umum Traffic Blog dan Website Menurun, Bagaimana Cara Mengatasinya?

Penyebab traffic atau visitor suatu website dan blog menurun tiba-tiba memang menjadi momok yang menakutkan bagi para pemilik website dan blog. Meskipun hal itu terjadi secara wajar, namun ketika kehilangan sedikit saja visitor, maka kepanikan luar biasa kadang terjadi.

Penyebab menurunnya visitor baik itu website atau pun blog dengan berbagai niche, niche khusus atau pun niche ‘gado-gado’ apalagi untuk portal berita, memang wajar adanya, sebab beberapa faktor sering menjadi pemicunya yang memang kadang disadari atau tidak. Misalnya saja konten yang sudah kadaluarsa atau juga duplikat konten menjadi salah satu penyebab menurunnya traffic.

Akan tetapi, tidak perlu risau dan khawatir jika traffic mengalami penurunan atau fluktuasinya naik turun, selama kita sebagai pemilik website atau blog memperlakukan konten dan wesbsite/blog kita secara wajar, tidak menyalahi TOS Google dan tidak menyalahi TOS Google Adsense bagi pemilik blog dan website yang sekaligus menjadi publisher google adsense, atau publisher iklan lainnya.

Berbagai Hal dilakukan dan Banyak sekali pekerjaan rumah untuk para pemilik website dan blog ketika serius dalam pengurusan sebuah situs, tidak serta merta hanya mengatur kontent berkualitas.

Berikut 8 Penyebab Traffic Website dan Blog Menurun Serta Cara Mengatasinya

Penyebab Paling Umum Traffic Blog dan Website Menurun, Bagaimana Cara Mengatasinya?
Penyebab Paling Umum Traffic Blog dan Website Menurun, Bagaimana Cara Mengatasinya?
  1. Perubahan Algoritma Google – Algoritma Search Engine
  2. Meningkatnya Performa Kompetitor
  3. Google / Search Engine belum Melakukan Crawl terhadap Website/Blog
  4. Situs Berpindah / Bermigrasi
  5. Terdapat Plagiarisme Konten / Duplicate Content
  6. Website/Blog Tidak/Belum Mobile Friendly
  7. Alamat Situs Terpengaruh Tindakan Manual, Dihapus atau Hilang
  8. Definisi Property di Seach Console Tidak Cocok dengan Url Situs

Penjelasan seperti dilansir dari Junipedia, Toffeedev dan support.google.com:

Perubahan Algoritma Google

Hal yang paling lumrah terjadi adalah ketika Algoritma Search Engine seperti Google, Yahoo, Bing dan lainnya melakukan update algoritma, yang menyebabkan website-website dan blog yang bertebaran di search engine terkena imbas.

BACA JUGA:  Nanas Penghilang Ngantuk Pemudik dan Wisatawan

Perubahan Algoritma search engine tersebut tentu saja dengan alasan terkuatnya adalah untuk meningkatkan strategi agar dapat memastikan penggunanya mendapatkan hasil pencarian yang Relavan dan berkualitas.

Jika kita sering melihat ‘orang lain juga menelusuri atau jika di youtube adalah related video atau di sosial media adalah related search, maka itu adalah algoritma search engine dan algoritma terkait sedang bekerja menampilkan sesuatu yang relevan untuk penggunanya.

Cara Menghadapi Update Algoritma Google dan Search Engine Lainnya seperti saran para pakar SEO:

Penyebab Paling Umum Traffic Blog dan Website Menurun, Bagaimana Cara Mengatasinya?
Penyebab Paling Umum Traffic Blog dan Website Menurun, Bagaimana Cara Mengatasinya?
  • Kita cek Google Analytics, dengan meng-compare data pencarian sebelumnya dan saat ini
  • Menomersatukan Sosial Media Marketing (SMM) Untuk mendapatkan kembali Traffic, setelah itu baru mengutamakan Visitor Organik
  • Melakukan Update SEO Onpage dan Seoo Offpage

Meningkatnya Performa Kompetitor

Di Search Engine, meskipun konten kita unik dan berkualitas, tetapi tentu konten dengan tujuan penyajian yang sama tentu banyak bertebaran, terlebih lagi di website/blog kompetitor

Cara Cek:

  • Keyword unggulan di website/blog kita, yang hampir sama dengan Kompetitor, silahkan ketikkan di search engine, dan akan terlihat website kita atau kompetitor yang berada di paling atas search engine
  • Setelah ketemu, kita bisa melakukan cek website/blog kompetitor tersebut dengan menganalisa:
  • Distribusi Keyword, Kualitas Konten yang Disajikan, Serta aktivitas mereka via Sosial Media
  • Setelah itu, kita lakukan perbaikan pada website/blog kita,

Google – Search Engine Belum Melakukan Crawl

Banyak dari pemilik Website dan blog berharap search engine seperti Google melakukan peng-indeks-an seketika. Tetapi pada faktanya, Search Engine Google butuh proses waktu 7 hari bahkan lebih untuk meng-crawl sebuah situs website / blog, hal ini juga bergantung pada berbagai macam faktor

Untuk itulah salah satu alasan kita memaksimalkan SEO dengan Melakukan Submit Link ke Google search console untuk meminta google segera mengindeks halaman kita yang baru terbit.

BACA JUGA:  Desa Cibeusi Terima Website Pariwisata

Situs Berpindah – Bermigrasi

  • Kita baru saja mengubah nama host, contohnya: www.pasundanekspres.co ke www.www.newpasundanekspres.co.com
  • Memindahkan Page yang ada ke URL baru tetapi berada di situs website dan blog yang sama, contohnya www.pasundanekspres.co/page ke www.pasundanekspres.co/pagedua
  • Memindahkan http ke https

Terdapat Plagiarisme Konten / Duplicate Content

Adanya duplikat konten ini memang menjadi salah satu penyebab visitor website/blog menurun, meski disadari atau tidak.

Website kita atau pun kompetitor melakukan duplicate content, sama-sama mengalami perngaruh peringkat yang tidak baik di search engine seperti Google.

ALASANNYA bukan karena kita, tetapi:

Search engine agak sulit menemukan dan menentukan website/blog yang mana yang original di antara kedua situs yang memiliki konten yang sama tersebut

Sehingga Search Engine seperti Google, Bing dan lainnya tidak dapat menentukan Peringkat untuk situs yang memiliki konten yang sama, atau pun mirip dan tidak unik

Mengatasinya (Harapan) – SEO Audit

Jika kita mengcopy paste konten orang lain atau Kompetitor mengcopy paste konten kita, dan memberikan Backlink / Referensi  link menuju konten yang dicopy tersebut, maka Hal itu berdampak baik, agar mesin pencari bisa menentukan mana konten original

Akan tetapi, jika pemilik situs tidak memberikan backlink/referensi kepada situs yang dicopy paste, maka pemilik situs yang dicopy tersebut bisa meminta agar pengcopy menghentikan konten yang sama tersebut.

Untuk itulah perlunya SEO AUDIT untuk mengatasi hal-hal tersebut

Website/Blog Tidak/Belum Mobile Friendly

Google mengutamakan website/blog yang mobile friendly, sebab dari Data Think with Google, membuktikan sekitar 79% visitor menyukai membuka situs website/blog hingga membagikan konten situs tersebut melalui smartphone.

Alamat Situs Terpengaruh Tindakan Manual, Dihapus atau Hilang

Kita harus memastikan situs dan url situs kita tetap berada di search engine

  • Untuk page, kita coba telusuri URL page sama persis, di Google: www.pasundanekspres.co/123/page1
  • Untuk situs website/blog kita, kita bisa cek dengan, misal site:www.pasundanekspres.co

Definisi Property di Seach Console Tidak Cocok dengan Url Situs

Definisi property kita di Google Search Console harus cocok dengan URL situs kita

BACA JUGA:  Wijaya Toyota Pamanukan Gelar September Ceria untuk Konsumen

Misal situs kita https://www.pasundanekspres.co, apakah cocok properti Google Search Console kita didefinisikan sebagai https://www.pasundanekspres.co atau malah http://www.pasundanekspres.co?

Ketidak selarasan antara http dan https adalah faktor umum yang sering menjadi penyebab menurunnya bahkan traffic hilang.

Sebenarnya Traffic kita mungkin saja tidak menurun, namun, kita saja yang mungkin melihat properti di Google Search Console yang salah. (Jni)