Dua Janda Tua Tinggal di Rumah Bilik, Dinding Dilapisi Koran dan Rawan Ambruk

Dua Janda Tua Tinggal di Rumah Bilik, Dinding Dilapisi Koran dan Rawan Ambruk
JANDA TUA: Irah (80) warga Kampung Cilangari RT 2 RW 6 Desa Ciburuy Kecamatan Padalarang,tinggal dirumah berdinding bilik yang dilapisi kertas koran dan tanpa sambungan listrik. EKO SETIONO/PASUNDAN EKSPRES
0 Komentar

Sejak suaminya meninggal enam tahun lalu, Irah harus menghemat pengeluaran. Bahkan, di saat persediaan beras menipis, ia harus irit memasak nasi. Sementara salah satu anaknya yang berjualan makanan basreng di Cimahi tak tentu memberinya uang. “Berasnya enggak dihabiskan sekaligus, takut kalau besok enggak ada yang bisa dijual,” ujar Irah.

Seperti diketahui, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat gencar melakukan percepatan pemmbangun infrastruktur, salah satunnya perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu). Sampai saat ini, tercatat sebanyak 120 rutilahu yang sudah berhasil dibedah tanpa menggunakan APBD. Untuk setiap unit rutilahu mendapat bantuan sebesar Rp25 juta. Anggaran tersebut bersumber dari para donatur dan program Coorporate Social Responsiblity (CSR) perusahaan-perusahaan yang ada di KBB.

“Saya tidak bosan untuk terus mengajak kepada para donatur dan pengusaha yang punya kepedulian, untuk menyumbangkan hartanya untuk membantu masyarakat kita seperti ibu Marti ini (salah satu warga Cihampelas yang mendapat program bedah rutilahu-red),” kata Aa Umbara saat meresmikan rumah ibu Marti di Cihampelas beberapa waktu lalu.

Baca Juga:Bulan Ramadhan Volume Sampah Akan MeningkatGKSI Dorong Kualitas dan Kuantitas Susu

Dia menyebut ada sekitar 24 ribu rutilahu yang harus diperbaiki. Untuk tahun ini, ditargetkan sebanyak 6 ribu unit bisa diperbaiki. “Mohon dukungannya juga dari masyarakat Bandung Barat, agar kita bisa lebih maju. Untuk yang belum mohon bersabar kita cicil satu per satu, hatur nuhun,” ucap Umbara dikutip melalui akun Instagram miliknya. (eko/sep)

Laman:

1 2
0 Komentar