Gadis Kretek Mulai Tayang di Netflix, Kisah Emansipasi Dasiyah dan Cinta Terlarang

Sinopsis Gadis Kretek (2023), Serial Netflix yang Akan Tayang di November (image from screenshot Youtube Netflix Indonesia)
Sinopsis Gadis Kretek (2023), Serial Netflix yang Akan Tayang di November (image from screenshot Youtube Netflix Indonesia)
0 Komentar

PASUNDAN EKSPRES – Setelah setahun lamanya dinantikan, serial “Gadis Kretek” akhirnya tayang di Netflix. Cerita ini mengisahkan perjalanan Dasiyah (Dian Sastrowardoyo), seorang gadis yang memiliki minat mendalam dalam meracik rokok kretek.

Dasiyah adalah anak sulung dari Idroes Moeria, pemilik sebuah pabrik rokok kretek.

Keterlibatannya dalam bisnis ayahnya membuatnya semakin tertarik pada dunia rokok kretek.

Baca Juga:Menceritakan Soal Guru dan Kritik Pengguna Media Sosial, Sosok Ini yang jadi Inspirasi Film Budi PekertiPra Rekontruksi Kasus Pembunuhan di Subang, Peragakan 80 Adegan

Namun, pada tahun 1960, dalam latar belakang yang melarang perempuan untuk terlibat dalam meracik rokok kretek, Dasiyah dihadapkan pada tantangan besar.

Meskipun begitu, Dasiyah, yang juga dikenal dengan nama Jeng Yah, tidak pernah menyerah.

Kisahnya mulai berubah ketika ia bertemu dengan Soeraja (Ario Bayu) di pasar, seorang lelaki yang dalam kondisi yang cukup memprihatinkan.

Dari sinilah kisah Dasiyah sebagai peracik rokok kretek dan kisah cintanya bersama Soeraja dimulai, walaupun awalnya hanya melalui pertukaran surat.

Saat menonton “Gadis Kretek,” tim Suara.com menemukan sesuatu yang unik.

Kamila Andini dan Ifa Isfansyah, sutradara serial ini, berhasil menciptakan dua periode waktu yang berbeda dalam cerita.

Salah satunya adalah periode saat ini yang berlatar tahun 2001, di mana Soeraja yang sudah menikah dan memiliki tiga anak berusaha mencari keberadaan Dasiyah.

Baca Juga:Film Budi Pekerti Tayang Hari Ini di Bisokop, Raih Beragam PenghargaanMasyarakat Bersama Polsek Pabuaran Deklarasi Anti Miras

Sementara itu, periode 1960 tetap hadir ketika Soeraja menuliskan surat kepada anaknya, Lebas (Arya Saloka), berisi kisah cinta mereka.

Selain dari latar waktu yang unik, penampilan para pemeran juga mencuri perhatian.

Dian Sastro mampu menghidupkan karakter Dasiyah dengan penuh kekakuan, tetapi mampu menunjukkan sikap tegas saat mengambil keputusan.

Arya Saloka, yang awalnya dikenal sebagai Aldebaran di “Ikatan Cinta,” juga berhasil membentuk karakter baru dengan sangat baik di serial “Gadis Kretek.”

Meskipun ada beberapa kelemahan dalam alur cerita yang terasa terlalu panjang, namun teka-teki yang muncul dalam serial ini mampu memikat penonton untuk terus menyaksikan hingga akhir dari lima episode “Gadis Kretek.”

Duduklah manis dan siapkan diri untuk kejutan yang akan hadir di akhir episode kedua, terutama dengan hadirnya lagu “Sepasang Kekasih yang Pertama Bercinta di Luar Angkasa” oleh Frau sebagai latar belakang dalam adegan mereka.

0 Komentar