387 Warga Subang Raih Penghargaan

APRESIASI: Bupati Ruhimat dan Wakil Bupati Subang Agus Masykur memberikan 387 penghargaan kepada kelompok masyarakat, perorangan, tokoh masyarakat, pegawai dan pelajar, Kamis (4/4) di Aula Pemda. YUSUP SUPARMAN/PASUNDAN EKSPRES

SUBANG-Bupati Ruhimat dan Wakil Bupati Subang Agus Masykur memberikan 387 penghargaan kepada kelompok masyarakat, perorangan, tokoh masyarakat, pegawai dan pelajar, Kamis (4/4) di Aula Pemda. Pemberian penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi Pemda kepada mereka yang telah berjuang mengharumkan Kabupaten Subang. Pemberian penghargaan tersebut dilakukan saat acara Riung Mumpulung.

Bupati Subang H Ruhimat mengatakan, mengapresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah dan seluruh jajaran yang mendukung program pembangunan untuk Subang Jawara.

“Saya sangat optimis dan mempunyai keyakinan menuju Subang maju dengan antusias bapak dan ibu serta warga untuk mendukung Subang ke depan menuju Subang Jawara (Jaya, Istimewa, Sejahtera),” jelasnya.

Ruhimat juga tidak melupakan jasa para ASN. Menurunya selama ini ASN telah berjuang bersama-sama dalam membangun Subang. “Kepada para ASN mari kita renungkan untuk mewujudkan good government,” ujarnya.

Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi mengatakan, pemberian penghargaan kelompok masyarakat, perorangan, tokoh masyarakat, pegawai dan pelajar merupakan bentuk apresiasi dari Pemda Subang. Ia mengapresiasi atas perjuangan yang dilakukan sehingga layak untuk diapresiasi.
“Masyarakat Subang yang sudah berkiprah sehingga mengharumkan nama Subang sangat kami apresiasi,” ujarnya.

Dia mengatakan, nilai penting dari penghargaan yang diberikan dalam rangka HUT Subang ke-71 ini sebagai bentuk pengakuan Pemda atas eksistensinya dalam berkarya.

“Kami harus mengakui bahwa mereka masyarakat Subang yang sudah berprestasi. Kami menghargai hasil karya dan prestasi pelajar dan masyarakat Subang,” katanya.

Sebelum kegiatan ruing mungpulung dilaksanakan Upacara Ziarah Peringatan ke-71 Hari Jadi Kabupaten Subang Tahun 2019. Bertugas sebagai pembina upacara Ketua DPRD Kabupaten Subang Ir. Beni Rudiono, pembina upacara Kabag Umum Setda Subang Uyus Ruslan, SE., M.AP dan perwira upacara Kabag Pemerintahan Setda Subang Drsm H. Nana Mulyana, M.Si. Upacara ziarah diikuti peserta dari unsur Satpol PP, Dinhub, Damkar, Tagana, Linmas, Korpri, instansi vertikal, BUMN/D, mahasiswa, pramuka dan pelajar SMA.

BACA JUGA:  Hj Anne Ratna Mustika Apresiasi Kinerja Polri

Festival Seni Usungan Satatar Sunda

Usai acara riung mungpulung, Bupati Subang H. Ruhimat, S.Pd., M.Si Menghadiri Kegiatan Festival Seni Usungan Satatar Sunda Tahun 2019, di alun-alun Kabupaten Subang. Turut dihadiri Wakil Bupati Subang Agus masykur Rosyadi, Pj. Sekda Kab. Subang Drs. H. Aminudin, M.Si, unsur Forkopimda/yang mewakili, Sekretaris Dinas Pendidikan Dedi Supriadi, M.Si, Walikota South Korea Lee Gang Chang, Ketua DPRD South Korea Baek Seong Cheong, para pejabat di lingkup pemerintah Kabupaten Subang dan Korea Selatan.

Dalam sambutannya Bupati Subang menyampaikan, patut disyukuri anugerah potensi sumber daya alam, sumber daya manusia dan sumber daya kultural yang merupakan produk kebudayaan masyarakat Kabupaten Subang. “Sudah selayaknya menjadi kebanggan kita bersama dan selayaknya juga untuk kita apresiasi bersama,” katanya.

Bupati mengajak masyarakat Kabupaten Subang., dengan semangat gotong royong sebagai cerminan sikap dan tindak masyarakat Subang. “Saya mengajak kepada seluruh pihak untuk merekatkan tali persaudaraan yang dilandasi cerminan nilai-nilai luhur. Yaitu dengan mewujudkan sikap silih asah, silih asih, silih asuh, sebagai produk kebudayaan yang merupakan bagian yang harus dilestarikan dan dikembangkan keberadaannya,” imbuhnya.

Sisingaan menurut Ruhimat, merupakan barometer ciri khas mandiri produk kebudayaan masyarakat Subang. Tentunya merupakan bagian yang harus di lestarikan keberadaannya. “Sisingaan memberikan simbolisasi kebersamaan yang mengusung identitas dan karakterisasi masyarakat Subang. Proses mewujudkannya tentulah mengalami proses panjang dengan melewati berbagai tantangan dan pengaruh perubahan,” ungkapnya.

Kegiatan Festival Seni Usungan Satatar Sunda Tahun 2019, selain diikuti tim kesenian dari Kabupaten Subang juga diikuti dari berbagai daerah. Antara lain, seni ondel-ondel DKI Jakarta, Seni Reak Kabupaten Bandung, Seni Ulin Barong Sakeloa Kota Bandung, Kakalaongan Kota Banjar, Seni Langir Badong Kota Bogor, Seni Munding Dongkol Kota Cimahi dan Seni Bebegig Kabupaten Cimahi.(ysp)