4.000 Anak Mengalami Stunting, Industri Harus Perhatikan Perempuan

CEGAH STUNTING: Ratusan peserta mengikuti workshop kesehatan Germas di aula PKK Pemda Subang dengan bahasan utama pencegahan stunting, Jumat (9/11). YUGO EROSPRI/PASUNDAN EKSPRES

SUBANG-Dinas Kesehatan mengimbau agar pengusaha dan industri lebih memperhatikan karyawannya, terutama pekerja perempuan. Sebab, perempuan saat hamil memerlukan asupan gizi agar bayi yang dilahirkan sehat dan tidak terkena stunting.

Kabid Kesmas Dinkes Subang dr Ahmad Nasuhi mengatakan, data di Dinkes pada bulan penimbangan balita tahun 2017 terdata ada 4.000 anak yang terkena stunting (kerdil). Sehingga Subang masuk priorotas program tersebut terutama di 10 desa prioritas. Dinkes juga menemukan anak dengan kondisi stunting menderita penyakit gangguan fisik dan mental.

“Pelaku usaha dan industri di Subang harus memperhatikan perempuan. Apalagi 80 persen pekerja di pabrik adalah perempuan. Pekerja wanita juga harus memperhatikan bayinya dengan memberikan asupan gizi yang baik dan agar bayi yang di dalam kandungan tidak terkena stunting,” kata dr. Ahmad.